Cegah Kecurangan, Korem 162/WB Kawal Kotak Suara Hingga KPU

Danrem 162/WB Ahmad Rizal Ramdhani saat mengecek kotak suara yang baru tiba di PPK Gerung Lombok Barat.  (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Menindaklanjuti perintah Mabes TNI, jajaran Korem 162/WB siaga dengan mengawal kotak suara dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) hingga ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) masing-masing daerah.

Sejak Rabu, 17 April hingga Jumat, 19 April 2019 kemarin, seluruh personel TNI jajaran Korem 162/WB masih siaga di satuan masing-masing.

Danrem 162/WB Kol.CZI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., mengatakan, pihaknya secara terus menerus melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap pelaksanaan Pemilu 2019 di wilayah NTB.  pengawalan ketat ini untuk memastikan tidak ada kecurangan.

‘’Kotak suara yang sudah ada di PPK ini agar tetap dikawal hingga ke KPUD masing-masing agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,’’ kata Danrem Jumat, 19 April 2019.

Baca juga:  Kawal Suara, Caleg Petahana Hadiri Pleno KPU NTB

Sejak Kami, 18 April lalu, Danrem bersama rombongan bahkan turun melakukan pemantauan langsung ke beberapa Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK),   seperti Kecamatan Lembar, Kuripan, Gerung, Lingsar dan Mataram.

Danrem menyampaikan kepada aparat Koramil maupun Polsek di PPK meminta agar terus menjaga kotak surat suara secara ketat. Bahkan ia meminta aparat bermalam di tempat penyimpanan kotak suara tingkat Kecamatan. Tujuannya untuk menjaga dan memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa potensi kecurangan sudah dilakukan antisipasi.

Karena sesuai instruksi dari pimpinan TNI AD, kata Danrem, seluruh jajaran harus fokus dan konsentrasi mengamankan Pemilu 2019. Hal tersebut menjadi pedoman yang harus diaplikasikan dengan seksama serta maksimal bagi seluruh prajurit jajaran Korem 162/WB.

Baca juga:  Dua TPS di Kota Mataram Gelar PSU

Danrem menambahkan, pelaksanaan pemungutan suara di seluruh wilayah NTB secara umum berlangsung aman dan kondusif. Walaupun ada beberapa permasalahan di lapangan, namun dipastikan bisa diatasi langsung di lokasi.  ‘’Ini menandakan masyarakat NTB sudah dewasa dalam berpolitik,’’ ujar Danrem.

Terkait siapa Presiden dan Wakil Presiden terpilih, serta anggota legislatif baik di tingkat pusat maupun daerah, disarankannya agar masyarakat tidak berspekulasi.   ‘’Kita tunggu hasil penghitungan resmi KPU sehingga tidak ada spekulasi yang berkembang yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan,’’ pesannya. (ars)