Sejumlah Kotak Suara Rusak Akibat Terkena Rembesan Air Hujan di Lobar

Ketua KPU Lobar ikut serta mendistribusikan logistik pemilu ke Gili Gede Sekotong

Giri Menang (Suara NTB) – KPU Lombok Barat mulai mendistribusikan logistik pemilu ke PPK  kecamatan.  Pendistribusian dimulai sejak Sabtu lalu dan terakhir Senin,  15 April 2019, pengiriman logistik sudah rampung 10 kecamatan.  KPU Lobar sendiri memprioritaskan pendistribusian logistik ke daerah rawan,  seperti Gili Gede dan daerah pegunungan.  Selama proses pendistribusian ini KPU menemukan kendala cuaca, sehingga sempat menghentikan sementara pendistribusian. Sejumlah kotak suara pun rusak terkena rembesan dari Air hujan.

Ketua KPU Lobar Bambang Karyono yang ikut langsung mendistribusikan logistik ke daerah gili gede mengatakan, pendistribusian logistik ke daerah ini relatif tidak ada kendala karena cuaca, gelombang saat penyeberangan ke lokasi PPS cukup bersahabat. “pendistribusian ke lokasi desa gili gede alhamdulillah lancar,” jelas dia.  Di desa ini sde 5 TPS,  sehingga pihaknya pun mendistribusikan 5 kotak suara.  Kotak suara berisi suara suara dibungkus plastik menghindari kemungkinan terkena air saat pendistribusian. Pengangkutan kotak suara jelas dia menggunakan jasa angkutan perahu milik warga setempat.

Lebih jauh kata dia,lokasi yang rawan pengiriman logistik butuh perlakuan khusus karena lokasinya yang jauh. Selain itu, ada lokasi TPS yang di daerah pegunungan pengangkutan logistik menggunakan armada roda empat. Bahkan menggunakan roda dua,  karena sulit dijangkau kendaraan roda empat. Selama proses pendistribusian jelas dia,  ada gangguan yang dialami yakni kotak suara rusak terkena air di wilayah batulayar.

Kotak suara ini terkena rembesan air hujan akibat kondisi gedung Kantor yang rusak akibat gempa. “Tapi sudah diganti,” jelas dia. Selain itu kata Dia, faktor hujan pengiriman logistik terkendala cuaca hujan. Sehingga pengiriman logistik ke desa kedaro sekotong sempat dihentikan lalu dialihkan ke kecamatan lain.  Pihaknya juga terkendala armada,  awalnya jumlah armada truk pengangkut sebanyak 8 unit ditambah menjadi 15 unit. Sehingga kata dia pendistribusian ke wilayah kedaro pun bisa dilaksanakan.

Dijelaskan pengiriman logistik ke 2200 TPS dipastikan rampung. Sehingga gudang penyimpanan logistik kosong. Tinggal yang tersisa kata dia, surat suara pengangganti dan PSU. Ia memastikan hari ini (kemarin)  semua logistik dikirim ke PPK selanjutnya besok (hari ini) logistik sudah ada di KPPS untuk didistribusi ke TPS masing-masing.

Sementara itu komisioner KPU amrullah mengatakan, tiga kotak suara rusak terkena air masing-masing dua kotak suara DPR RI dan satu kotak DPD RI. Namun kotak suara yang rusak sudah diganti.  “Kalau surat suara tidak rusak karena kita bungkus menggunakan plastik sehingga aman,” jelas dia.

Ia menambahkan, selian menjamin kotak suara aman pada saat pendistribusian juga ketika setelah pencoblosan semua kotak suara dan surat suara harus aman.  Dijelaskan, setelah pencoblosan akan langsung dilakukan rekap di tingkat PPK untuk selanjutnya diplenokan sebelum diserahkan ke KPU. (her)