Peredaran Narkoba Menggurita

Nurochman (Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Sebanyak empat tersangka pengedar dan bandar ditangkap BNN Provinsi NTB sepanjang triwulan pertama 2019 ini. Barang bukti yang diamankan mencapai 446,18 gram sabu. Jaringan peredaran narkoba sudah merambah ke pemanfaatan anak dan remaja.

Para tersangka itu antara lain EK alias ID yang ditangkap pada Senin, 4 Februari 2019 dengan barang bukti 5,6 gram sabu dan tersangka RP dan PT ditangkap beserta bukti 10,58 gram sabu; serta tersangka RD alias MB ditangkap bersama barang bukti 430 gram sabu pada Senin, 18 Maret 2019.

Kepala BNNP NTB Brigjen Pol Muhamad Nurochman menjelaskan peredaran narkoba di NTB cukup kompleks dan menggurita. Seperti bertambahnya anak-anak dan remaja yang terdampak penyalahgunaan narkoba. “Selain pengguna anak-anak juga dilibatkan untuk jadi pengedar, kurir maupun bandar. Ini mengindikasikan bahwa sindikat narkoba mulai memanfaatkan anak-anak dan remaja sebagai bagian dari jaringannya,” jelasnya.

Baca juga:  IRT Diduga Pasok Ekstasi ke Senggigi

Dia menganalisis, anak-anak cenderung tidak berpikir panjang saat berhadapan dengan narkoba. Dari mengetahui kemudian mencoba sampai akhirnya kecanduan. “Bandar jadi makin intensif mendiversifikasi dan meluaskan konsumen yang dibidik untuk bisnis obat terlarang. Kalau dulu kalangan menengah ke atas sekarang dikembangkan ke ibu rumah tangga, anak-anak dan remaja,” papar Nurochman.

Solusinya, sambung dia, dengan memperkuat keluarga sebagai benteng pertahanan utama dari bahaya narkoba. Menurutnya, keluarga  adalah  lingkungan yang pertama dan utama dalam membentuk dan mempengaruhi keyakinan, sikap dan perilaku anak terhadap  penyalahgunaan narkotika.

Baca juga:  Tersangka Pengedar Sembunyikan Ekstasi dalam Pakan Burung

Lingkungan keluarga merupakan suatu tempat di mana anak berinteraksi sosial dengan orang tua dan anggota keluarga lainnya dalam kurun waktu yang paling lama. “Para  orang  tua  hendaknya  mempunyai pengetahuan yang baik dan benar tentang Narkotika dan permasalannya,” kata dia. Bagi yang sudah kecanduan, BNNP pun menyediakan layanan rehabilitasi. Sepanjang triwulan pertama 2019 ini juga, BNNP NTB sudah melayani rehabilitasi 302 penyalahguna narkoba. (why)