Tiap Bulan, Disos Terima Pemulangan Warga NTB Korban TPPO

Ilustrasi TKI NTB (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Dinas Sosial (Disos) NTB hampir tiap bulan menerima pemulangan warga NTB yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dari Kementerian Sosial (Kemensos). Pada 10 Maret lalu, sebanyak empat warga NTB korban TPPO dipulangkan Kemensos ke NTB setelah sebelumnya ditampung di Rumah Perlindungan dan Trauma Center (RPTC) milik Kemensos di Jakarta.

‘’Kita hampir setiap bulan menerima pemulangan TPPO,’’ kata Kepala Disos NTB, H. Ahsanul Khalik, S. Sos, MH dikonfirmasi Suara NTB, Jumat, 12 April 2019 siang.

Empat warga NTB yang menjadi korban TPPO tersebut dipulangkan ke tanah air oleh KBRI Syiria. Keempat korban berusia antara 20 – 27 tahun. Warga NTB yang dipulangkan tersebut setelah menerima pelayanan rehabilitasi psikososial dari RPTC dan proses pemeriksaan oleh pihak Bareskrim Polri.

Baca juga:  Pengiriman Empat TKW Diduga Ilegal Digagalkan di Bandara

Mantan Kepala Disosnakertrans Kota Mataram ini mengatakan perlunya penguatan peran tokoh agama, tokoh masyarakat, NGO dan pemerintah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat. Jangan sampai menjadi korban TPPO, karena bukan dapat  untung malah buntung.

Kemudian pengawasan ketenagakerjaan terutama terhadap calo menjadi sangat penting. Pengawasan  terhadap keluar masuk TKI bisa dideteksi juga dari penguruasan paspor di Imigrasi.

‘’Kalau banyak orang dari kampung-kampung urus paspor di Imigrasi maka patut dicurigai. Lalu  Imigrasi bisa menginformasikan ke Pemda melalui Disnaker dan juga kepolisian,’’ katanya.

Baca juga:  TKW Korban Kebakaran di Arab Saudi Tak Terima Asuransi

Selain itu, kata Khalik para pegiat sosial di bidang buruh migran sebaiknya diajak bertemu dan membahas masalah tersebut  oleh Disnaker. Karena para pegiat sosial ini banyak tahu juga pola permainan calo.  Sampai pada penguatan pengawasan di tingkat desa dan dusun.

Khalik menambahkan, saat ini ada 6 orang warga NTB di RPTC Bambu Apus Jakarta yang menjadi  korban TPPO. Senin depan akan dipulangkan ke NTB sebanyak  4 orang.

‘’Jadi kasus yang 1.200 orang yang sedang dibongkar Mabes Polri ini, kita juga belum tahu posisi orangnya. Apakah di negeri tujuan Timur Tengah atau di mana,’’ tandasnya. (nas)