Tiga Kejari Masuk Zona Integritas

Dedi Irawan (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Tiga Kejaksaan Negeri (Kejari) ditunjuk sebagai wakil NTB untuk diberikan penilaian Zona Integritas oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB)  RI. Tiga Kejari itu, Kejari Lombok Tengah, Kejari Lombok Timur dan Kejari Sumbawa, yang sebelumnya ditetapkan oleh Kejati NTB sebagai wakil daerah.

Pra penilaian, tiga Kejari tersebut sudah harus melakukan pembenahan untuk memenuhi enam kriteria penguatan Zona Integritas, Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Bersih Melayani (WBM). Mulai dari soal pelayanan publik, penguatan integritas hingga keterbukaan informasi.

‘’Tidak hanya sekadar memenuhi kriteria itu, tapi juga bagaimana peningkatan kualitas pemenuhan enam syarat tersebut,’’ kata juru bicara Kejati NTB Dedi Irawan, SH., MH, Rabu, 10 April 2019.

Enam kriteria itu seperti manajemen perubahan, tata laksana kinerja,  penataan sistem manajemen Sumber Daya Manusia (SDM). Kemudian penguatan kawasan, penguatan akuntabilitas kinerja dan penguatan kualitas pelayanan publik. ‘’Itu yang termasuk dalam enam area pengembangan Jaksa Zona Integritas,’’ jelasnya.

Sementara tahapan penilaian sebelum Kemenpan RB,  tim Kejaksaan Agung akan mengawali melakukan supervisi. Tujuannya menilai sejauhmana kesungguhan tiga Kejari tersebut untuk pemenuhan enam unsur. Tidak sekadar cek kesiapan fasilitas dan SDM secara internal, tapi pihak eksternal akan dimintai pendapat demi mendapatkan gambaran objektif soal pelayanan dan kinerja Kejari.

‘’Nanti hasil supervisi tim Kejagung,akan diserahkan  kepada Kemenpan RB yang nantinya akan menilai, apakah layak masuk kriteria WBK dan WBM,’’ ujarnya.

Kejaksaan yang berhasil mendapatkan penilaian baik Zona Integritas, WBK dan WBM, akan mendapat reward dari Kemenpan RB, berupa kenaikan tunjangan kinerja satu grade dari posisi sebelumnya. Berlaku kepada Kajari sampai semua jajaran. (ars)