Vital dan Potensial, Bendungan Plara Harus Dibenahi

Tampak Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sumbawa serta pejabat lainnya dalam kunjungan kerjanya ke Bendungan Plara Lunyuk. (Suara NTB/arn)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc meninjau langsung kondisi Bendungan Plara di Kecamatan Lunyuk, Senin, 8 April 2019 sore. Mengingat kondisi bendungan kini mengalami sedimentasi yang cukup parah dan kerusakan lainnya yang mesti dibenahi.

Dr. Zul, sapaan akrab Gubernur NTB juga mengakui bendungan Plara memang sangat potensial. Tak salah jika warga masyarakat Lunyuk pada pertengahan Februari lalu datang ke pendopo, minta agar pemerintah mengatasi masalah sedimentasi atau pendangkalan aliran yang mulai dirasakan mengganggu produktivitas.

Sementara itu, Bupati Sumbawa melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Sumbawa A. Rahim, S.Sos menyampaikankeberadaan bendungan plara merupakan salah satu sarana yang sangat vital. Selain untuk menunjang fungsi pengairan bagi para petani maupun pencegah banjir, juga dapat menunjang sektor perikanan, dan pariwisata.

Baca juga:  Proyek Air Mancur IC, Penyidik Dalami Temuan Kerugian Negara Rp2,6 Miliar

Tetapi beberapa tahun belakangan ini kondisi bendungan mengalami sedimentasi yang cukup parah. Sehingga mengganggu kemampuan pada daya tampung air termasuk juga kemampuan dalam pencegahan banjir. Pada pintu-pintu di bangunan utama bendungan sudah tidak dapat dioperasikan menggunakan daya listrik. Di samping itu, kondisi jaringan irigasi juga rusak parah secara sporadis.

Sepanjang 1 km mulai dari wilayah pemukiman Dusun Lenang Elo hingga saluran tertutup sampai Talang Brang Ode. Kondisi saluran mengalami sedimentasi setinggi 45 cm sehingga menjadi kendala bagi petugas untuk menyalurkan air.

Namun, mengingat wilayah geografis Sumbawa yang begitu luas, yang membutuhkan anggaran yang besar dalam mengelolanya. Sehingga diharapkan dengan semakin banyaknya program-program pembangunan dari pemerintah provinsi di wilayah Kabupaten Sumbawa tentunya akan memberikan peluang bagi Sumbawa untuk terus berkembang. Untuk mendukung terwujudnya sumbawa yang hebat dan bermartabat demi NTB yang gemilang.

Baca juga:  Gubernur : Jangan Terprovokasi Calo Tanah Proyek Bendungan Meninting

Dalam acara tersebut Gubernur juga melakukan dialog dengan masyarakat Kecamatan Lunyuk, dan langsung mendengar aspirasi serta merespon baik keinginan masyarakat. Serta berjanji akan segera menindaklanjuti semua keluhan yang dialami masyarakat. Mengingat Bendungan Plara dapat dikatakan jantung perekonomian Kecamatan Lunyuk, yang mengairi hampir seluruh persawahan setiap tahunnya.

Dalam kunjungannya kali ini, Gubernur didampingi sejumlah pimpinan OPD Provinsi. Serta sejumlah pejabat lingkup Pemkab Sumbawa. Selain Asisten Perekonomian dan Pembangunan juga ada para Kabag lingkup Setda Sumbawa,  tokoh agama dan tokoh masyarakatKecamatan Lunyuk. (arn)