Pemilu 2019, Jumlah Pemilih di NTB 3.667.775 Orang

Wagub NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah, foto bersama usai memimpin Rakor persiapan Pemilu 2019 yang meliputi Pemilihan Presiden/Wakil Presiden dan Pileg di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur, Mataram, Selasa, 9 April 2019. (Suara NTB/humasntb)

Mataram (Suara NTB) – Ketua KPU NTB, Suhardi Soud menyebutkan,jumlah pemilih pada Pemilu 2019 di Provinsi NTB berdasarkan DPTHP3 pertanggal 3 April 2019 sebanyak 3.667.775. Terdiri dari pemilih laki-Laki 1,801,219 dan perempuan 1,866,556.

Demikian disampaikan Suhardi pada rapat koordinasi (Rakor) persiapan Pemilu 2019 yang meliputi Pemilihan Presiden/Wakil Presiden dan Pileg di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur, Mataram, Selasa, 9 April 2019.

Suhardi melanjutkan bahwa rekapitulasi akan dilakukan di PPK, KPU Kabupaten/Kota dan KPU Provinsi.  ‘’ Khusus Rekapitulasi tingkat PPK akan memakan waktu maksimal selama 17 hari. Karena itu dibutuhkan gudang penyimpanan kotak suara di tingkat kecamatan, yang memerlukan pengawalan dan pengamanan,’’ terangnya.

Suhardi juga berharap agar pemilu kali ini dapat ramah dengan kaum difabel. ‘’Pemilu kita harus fleksibel dengan kaum difabel,’’ harapnya.

Komisioner Bawaslu NTB, Umar Seth dalam kesempatan ini juga menyampaikan bahwa Bawaslu sudah melatih dan memberikan pembekalan kepada para pengawas TPS.  ‘’Alhamdulillah pada Pemilu 2019 ini, pengawas kami sampai pada tingkat TPS. sudah kami latih dan diberikan pembekalan kepada pengawas TPS,’’ tegasnya.

Baca juga:  Delapan Pemda Diminta Percepat Usulan Pengangkatan Dewan Terpilih

Sementara Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd yang memimpin Rakor mengingatkan para penyelenggaran Pemilu, yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) NTB, serta seluruh pihak terkait yang hadir untuk memastikan kesiapan pelaksanaan Pemilu 2019. Sehingga Pemilu 17 April 2019 dapat terlaksana dengan aman, kondusif dan lancar.

‘’Berkaca pada Pilkada lalu, partisipasi Pemilu warga NTB cukup tinggi ada di angka 75 persen. Mudah-mudahan, harapan kami di tanggal 17 April nanti, lebih tinggi lagi atensi dan partisipasi, semoga ke depan ini Pemilu dan Pileg dapat berlangsung aman, kondusif dan lancer,’’ harap Wagub yang akrab disapa Ummi Rohmi.

Pada kesempatan itu, Ummi Rohmi juga menegaskan, agar memperhatikan dan mempersiapkan segala kemungkinan yang terjadi. Salah satunya kemungkinan pemadaman listrik. ‘’Kami akan bersurat ke PLN, namun di lokasi sebaiknya tetap disediakan dan dipersiapkan (lampu darurat) untuk mengantisipasi segala kemungkinan,’’ tambahnya.

Baca juga:  MK Tolak Gugatan Demokrat, Gerindra dan PDI-P

Selanjutnya Ummi Rohmi juga mengimbau agar proses penghitungan suara dapat direncanakan dengan baik. ‘’Sebisa mungkin proses penghitungan suara harus direncanakan dengan baik. Diperhitungkan dengan baik. Akan kita informasikan hingga ke para kepala desa, terkait lampu darurat juga akan kita infokan. Insya Allah NTB aman, terkendali semua,’’ ucapnya

Selain itu, Ummi Rohmi juga berpesan agar seluruh stakeholders dapat berpartisipasi dalam mensosialisasikan subtansi Pemilu dan cara memilih yang benar kepada seluruh warga NTB. ‘’Pemilu 2019 adalah sangat menentukan, semoga semuanya siap. Sekali lagi, untuk kita harus terus sosialisasikan kepada seluruh warga. Bagaimana cara memilih yang benar, dan bagaimana warga kita memperoleh akses untuk memperoleh sosialisasi tersebut,’’ jelasnya.

Ummi Rohmi juga menanyakan kondisi terakhir dan kesiapan seluruh kabupaten /kota Se-NTB pada perwakilan Pemda dan Pemkot yang hadir. Disampaikan bahwa semuanya berjalan lancar. (nas)