ITDC Negosiasi, Pembangunan Sirkuit MotoGP Tak Terganggu

Sirkuti MotoGP (Sumber Foto : Instagram @MotoGP)

Mataram (Suara NTB) – Pembangunan Sirkuit MotoGP Mandalika dipastikan tak akan terganggu dengan masalah tanah enclave di KEK Mandalika. Saat ini, PT. Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) terus melakukan negosiasi dengan warga yang mengklaim memiliki lahan di dalam KEK Mandalika.

‘’Tanah enclave adalah urusan ITDC untuk terus melakukan pendekatan. Negosiasi dengan para pemilik lahan untuk penyelesaian sebaik-baiknya,’’ kata Komisaris PT. ITDC, Drs. H. L. Gita Ariadi, M. Si dikonfirmasi di Mataram, Jumat, 5 April 2019.

Gita mengatakan, penyelesaian lahan bermasalah di KEK Mandalika progresnya positif. Bahkan sudah ada tim appraisal yang telah dibentuk. Saat ini, ITDC sebagai pengelola kawasan terus melakukan negosiasi dengan masyarakat.

‘’Tahap negosiasi. Progresnya positif,’’ ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB ini.

Baca juga:  Pembangunan Sirkuit MotoGP Dijamin Tak Terhambat

Diketahui, pada Desember 2018 lalu, Satuan Tugas (Satgas) Saber Pungli Kemenko Polhukam memfasilitasi penyelesaian permasalahan kasus tanah enclave di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika antara ITDC dan wakil dari pemilik tanah.

Sekretaris Tim Satgas Saber Pungli Kemenko Polhukam, Irjen Pol Widiyanto Poesoeko mengatakan, permasalahan tanah di Mandalika akan segera rampung setelah adanya pertemuan antara kedua belah pihak. Permasalahan diselesaikan dengan sistem pembayaran ganti rugi.

Adapun, penyelesaian kasus tanah di KEK Mandalika yang melibatkam 49 orang merujuk pada surat Gubernur Nomor 100/151/PEM/2018 tanggal 17 Juli 2018 dan Surat Sekretaris Daerah Provinsi NTB 120/320/PEM/2018 tanggal 29 Oktober 2018, tentang penyelesaian tanah masyarakat di KEK Mandalika.Penyelesaian persoalan ini melibatkan pihak-pihak terkait.

Baca juga:  Ribuan “Security” Disiapkan untuk Pelaksanaan MotoGP

Dalam kegiatan Musrenbang tingkat Provinsi NTB 2019, terungkap untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2020, konstruksi pembangunan Sirkuit Mandalika akan mulai dilakukan Juli 2019 – Desember 2020. Sedangkan sirkuit akan digunakan pada sekitar bulan Maret 2021.

Mendukung keberadaan Sirkuit Mandalika, sejumlah infrastruktur pendukung akan dibangun dengan pendanaan dari APBN dan APBD. Antara lain, penambahan kapasitas Bandara Internasional Lombok berupa perpanjangan runway, apron dan terminal.

Kemudian pembangunan jalan by pass BIL-KEK Mandalika, Pembangunan akses jalan Pelabuhan Gili Mas menuju BIL – KEK Mandalika. Selanjutnya, pelebaran jalan provinsi di sisi utara KEK Mandalika.

Selain itu, pembuatan embung retensi, pengendalian alihfungsi lahan dan normalisasi daerah aliran sungai. Serta pembangunan rumah sakit untuk kebutuhan balap, penonton dan masyarakat. (nas)