Kepala Jaga Malam Pasar Gunungsari Diduga Ikut Curi Beras Pedagang

Kapolres Mataram Saiful Alam Jumat (5/4) menginterogasi dua tersangka pelaku pencurian beras pedagang di Pasar Gunungsari. (Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Keresahan pedagang Pasar Gunungsari soal maraknya kehilangan dagangan beras, terjawab. Diduga oknum Kepala Petugas Jaga Malam Pasar Gunungsari, MN alias EK (39) terlibat. Enam karung beras diduga diambil sebanyak dua kali.

Tersangka MN ditangkap Kamis (4/4) pagi sekitar pukul 09.00 Wita di rumahnya di Balekluwu, Gunungsari, Lombok Barat. Saat ditangkap Polsek Gunungsari, MN yang sedang memasak tak kuasa melawan. “Tersangka diduga mencuri beras pedagang sebanyak dua kali,” ucap Kapolres Mataram AKBP Saiful Alam Jumat (5/4). Satu pelaku lainnya, AP alias BL (27) juga diamankan dari rumahnya di Sandik, Batulayar, Lombok Barat.

Tersangka MN diduga mencuri bersama MR alias IC –sudah ditangkap lebih dulu sebelumnya- mengambil dua karung beras ukuran 25 Kg. MN dapat bagian Rp200 ribu dari penjualan beras tersebut. Kali kedua MN beraksi, dia mengambil empat karung beras ukuran 25 Kg. Beras dijual ke AP sebanyak dua karung seharga Rp350 ribu.  Dua karung lainnya dijual ke Tanah Embet, Batulayar, Lombok Barat seharga Rp400 ribu.

“Hasil penjualannya dibagi. Tersangka MN yang dapat bagian lebih banyak,” terang Alam. MN total mendapat bagian Rp500 ribu dan AP mendapat Rp250 ribu dari penjualan kedua. Masih ada tiga karung lagi yang belum sempat dijual yang kemudian disita sebagai barang bukti. “Uangnya dipakai untuk kebutuhan sehari-hari. Beli makan, beli rokok,” pungkas Kapolres. (why)