Cerita Pilu Inaq Senep Korban Banjir di Sekotong Timur

Rumah Inaq Senep yang roboh akibat diterjang banjir dan Inaq Senep bersama M Rasid salah seorang penulis Kim sekotong saat diwawancarai

Giri Menang (Suara NTB) – Banjir yang terjadi Jumat,  5 April 2019  di Desa Sekotong Timur Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat menyisakan cerita pilu. Ratusan warga terdampak banjir, terpaksa harus mengungsi sementara waktu karena rumah mereka terendam banjir. Rumah Salah seorang warga bernama Inaq Senep (65) roboh diterjang banjir.

Inaq Senep ketika ditemui media, tampak duduk sedih memandang rumah dan kios miliknya rubuh di terjang banjir. Rumahnya ini satu-satunya peninggalan almarhum suaminya, berada tepat di pinggir jalan dan  bantaran sungai di ujung jembatan yang menghubungkan Dusun Kambeng Timur dan Kambeng Barat. Di Rumah yang kini sudah kosong,karena seluruh perabot rumah tangga dan rak tempatnya berjualan sudah diungsikan warga ketempat yang aman.”Saya tidak berani masuk,takut ambruk,”kata Inaq Senep kepada wartawan.

Karena tidak berani masuk ke rumahnya,Senep memilih tinggal di berugak reyot yang ada di depan rumahnya. Perempuan paruh baya tersebut juga bercerita,bahwa rumah yang ditempatinya itu merupakan tempat tinggal satu satunya,bersama seorang cucunya yang sedang duduk di bangku SD.

“Sampun te daftar mauq bantuan gempa,laguq jangke mangkin telang cerite (sudah didaftar dapat bantuan gempa,  tetapi sampai sekarang tidak ada kabar),” tutur Inaq Senep.

Dampak banjir yang melanda juga di rasakan warga lainnya.Mereka mengatakan bahwa padi yang sudah di sabit,hanyut terbawa arus.Tetapi tidak ada korban jiwa.

Kades Sekotong Timur,H.Ahmad,S.Pd mengatakan bahwa kejadian banjir yang melanda desanya sudah di laporkan ke Pemda Lombok Barat. Ahmad berharap agar segera ada tanggapan dari Pemda Lombok Barat.

“Kami sudah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi banjir di daerah kami ini,bisa di katakan bahwa banjir seperti ini rutin terjadi setiap tahun,”kata Haji Ahmad yang di temui di lokasi banjir.

Dia juga mengatakan,banjir melanda enam dusun di Desa Sekotong Timur.

“Dusun yang terdampak yaitu Dusun Kambeng Timur,Kambeng Barat,Kambeng Utara,Jelateng Sedenggang,dan Jelateng Barat Desa Eyat Mayang”,Lanjut Pak Kades yang menjabat sejak tahun 2017 ini.  (her)