Pembangunan Tiga Infrastruktur Pendukung MotoGP Bukan Basa Basi

Zulkieflimansyah (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc mengatakan pembangunan tiga infrastruktur pendukung MotoGP 2021 bukan basa basi. Presiden katanya, telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh kementerian/lembaga agar memprioritaskan segala sesuatu yang berkaitan dengan suksesnya MotoGP di Sirkuit Mandalika.

‘’Sehingga NTB itu mampu menjadi tuan rumah event internasional dengan baik. Tentu ini akan mempengaruhi cara kita membangun di masa mendatang,’’ kata gubernur usai membuka acara  Forum Pimpinan Daerah dan Forum OPD di Mataram, Senin, 1 April 2019.

Gubernur menuturkan, ketika Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo berkunjung ke NTB pekan ketiga Maret lalu. Gubernur mengaku pada sore harinya ditelepon Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

Pasalnya, usai meninjau proses pembangunan Rumah Tahan Gempa (RTG) di Lingkungan Pengempel Kota Mataram, Jumat, 22 Maret 2019 lalu. Orang nomor satu di Indonesia itu menyatakan telah memerintahkan Menteri PUPR dan Menteri Perhubungan membangun tiga infrastruktur pendukung MotoGP.

Baca juga:  Pembebasan Lahan Sirkuit MotoGP, Gubernur dan Bupati Loteng Turun Tangan

Yakni, pertama pembangunan akses jalan dari Bandara Internasional Lombok menuju KEK Mandalika. Kedua, memperpanjang landasan pacu BIL dari 2.750 meter menjadi 3.000 meter. Terakhir, pembenahan Pelabuhan Lembar, Lombok Barat.

‘’Ketika Pak Jokowi datang, sorenya saya ditelepon Menteri PU dan Menteri Perhubungan. Yang mengindikasikan bahwa memang itu (pembangunan tiga infrastruktur)  bukan basa basi tetapi serius,’’ ungkap gubernur.

Selang beberapa hari setelah kunjungan Presiden ke Lombok, gubernur mengatakan dirinya bersama sejumlah Kepala OPD dan Dirut ITDC menemui Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono di Jakarta. Hasilnya, Menteri PUPR merespons beberapa usulan Pemprov terkait dengan pembangunan infrastruktur pendukung MotoGP.

Baca juga:  Pemerintah Siapkan Langkah Percepat Pembebasan Lahan Sirkuit Mandalika

Antara lain pembangunan jalan by pass dari bandara menuju KEK Mandalika, pembangunan pengelak banjir dan embung retensi di sekitar kawasan Mandalika. Dengan banyaknya perhatian pusat ke Pulau Lombok, maka tentu menjadi berkah bagi daerah. Karena APBD yang terbatas dapat dialokasikan ke tempat lain.

Terkait dengan kepastian perpanjangan runway BIL, gubernur mengatakan akan bertemu Menteri Perhubungan di Jakarta. ‘’Kalau soal  pelabuhan sudah pasti sebenarnya. Sedang kita tunggu izinnya saja. Tapi tentu yang ingin kita pastikan tentang bandara,’’ katanya.

Dengan perpanjangan runway BIL, maka pesawat berbadan lebar dapat mendarat. ‘’Untuk menghadirkan pesawat lebih besar, tentu butuh landasan yang lebih panjang. Sudah ada kepastian,’’ tandasnya. (nas)