Jaksa Tahan Tersangka Kasus BOS SMAN 1 Monta

Dua tersangka kasus BOS SMAN 1 Monta (kanan) saat pelimpahan tahap dua, Kamis, 21 Maret 2019 di Kantor Kejari Bima. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Penyidik Polres Bima melimpahkan tersangka dan barang bukti kasus dugaan korupsi dana BOS SMAN 1 Monta, Kabupaten Bima tahun 2016. Dua tersangka, mantan kepala sekolah, Nurul Mubil dan mantan bendahara, Abdul Wahid ditahan jaksa penuntut umum. Dua tersangka itu selanjutnya akan dilimpahkan ke pengadilan Tipikor.

Kasi Pidsus Kejari Bima Wayan Suryawan, mengonfirmasi pelimpahan tahap dua tersebut. “Hari ini (kemarin) kita menerima pelimpahan dua tersangka kasus SMAN 1 Monta,” ujarnya dihubungi dari Mataram, Kamis, 21 Maret 2019.

Baca juga:  Tim Ahli Konstruksi Cek Fisik Dermaga Gili Air

Jaksa penuntut umum kemudian menahan dua tersangka untuk memudahkan proses penuntutan ke persidangan. para tersangka ditahan untuk 20 hari ke depan. “Tersangka ditahan di rutan,” imbuh Wayan.

Terpisah, Kapolres Bima AKBP Bagus Satriyo Wibowo mengatakan, pihaknya akan mengecek terlebih dulu ke penyidik. Namun, kasus itu sebelumnya berkasnya sudah dinyatakan lengkap.

Mantan kepala SMAN 1 Monta Nurul Mubil dan bendaharanya, Abdul Wahid disangka korupsi dalam pengelolaan dana BOS tahun 2016. Total anggaran yang dikelola sebesar Rp500 juta.

Baca juga:  Kasus MAN IC Lotim 2015, Terdakwa Rekanan Kembalikan Rp200 Juta

Dalam pengelolaan dana BOS tersebut, sejumlah penggunaan dana diduga tidak sesuai dengan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis. Untuk menutupi hal tersebut, dua tersangka itu diduga bersama-sama membuat pertanggungjawaban fiktif.

Dua tersangka bakal diajukan ke persidangan dengan dakwaan pasal 2 dan atau pasal 3 UU RI No 20/2001 tentang perubahan atas UU RI No 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (why)