Bangunan Kolong Jembatan Ditertibkan

Tempat tinggal Sumarlin di bawah kolong Jembatan Ampenan. (Suara NTB/mhj)

Mataram (Suara NTB) – Pemkot Mataram, Rabu, 23 Januari 2019 menertibkan bangunan di kolong jembatan Sungai Jangkuk, Kelurahan Ampenan Tengah. Penertiban dilakukan oleh Tagana dan Satgas Sosial setelah sehari sebelumnya mengingatkan penghuninya.

Koordinator Satgas Sosial Dinas Sosial Kota Mataram, A. Hadi Suciawan, S.IP menyebutkan, sebelumnya Satgas Sosial sudah mensosialisasikan ke penghuni kolong jembatan, agar tidak menjadikan tempat tersebut sebagai tempat tinggal. Selain tidak diperbolehkan, juga tidak baik untuk keselamatan.

Baca juga:  21 Ribu Korban Gempa di NTB Jatuh Miskin

“Ini kami lakukan untuk mengantisipasi datangnya air kiriman yang luar biasa dari luar Kota Mataram,” ujar A. Hadi Suciawan. Sementara, warga yang puluhan tahun tinggal di kolong jembatan akan dipulangkan ke daerah asalnya. Pemulangannya dikoordinasikan dengan Dinas Sosial NTB.

Hadi menambahkan, penertiban seperti itu akan terus dilakukan. Ini sebagai langkah strategis untuk melakukan pendataan terhadap warga dari luar Kota Mataram.

Baca juga:  21 Ribu Korban Gempa di NTB Jatuh Miskin

Sementara, Kasi Pelayanan Umum Kecamatan Ampenan, Lalu Sopandi menambahkan, sosialisasi akan dilakukan ke masyarakat agar tidak ada lagi yang menjadikan kolong jembatan sebagai tempat tinggal atau tempat menyimpan barang rongsokan miliknya.

Pihaknya tidak ingin ada korban jiwa, terlebih melihat cuaca ekstrem saat ini. Sementara itu, Rifa’i yang tinggal di kolong jembatan segera memindahkan barang – barang miliknya. Ia tak ingin rongsokan yang dikumpulkan diamankan petugas. (mhj)