Kesal, Wabup KSB Ancam Copot Oknum Kepsek

Wakil Bupati Fud Syaifuddin menyaksikan penandatanganan dokumen pelantikan kepala sekolah, Selasa,  15 Januari 2019. (Suara NTB/Humpro KSB)

Taliwang (Suara NTB) – Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Fud Syaifuddin, ST menunjukkan kekesalannya terhadap salah seorang oknum kepala sekolah (Kepsek) yang tidak menghadiri pelantikan yang digelar Dinas Dikpora, Selasa,  15 Januari 2019.

Pada sambutannya usai mengambil sumpah jabatan para kepala sekolah yang dilantik, Wabup langsung menginstruksikan kepada kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan kepala Dinas Dikpora untuk segera memanggil oknum Kepsek dimaksud. “Saya lihat ada satu orang kepala sekolah yang tidak datang hari ini. Setelah ini kepala BKD dan kepala Dikpora segera panggil bersangkutan,” tegasnya.

Kepada oknum Kepsek bersangkutan, Wabup menginstruksikan, BKD dan Dikpora mempertanyakan perihal ketidakhadirannya dalam kegiatan pelantikan itu. Dan jika tidak mengikuti ketentuan, Wabup memerintahkan agar bersangkutan dicopot dari jabatannya dan dijadikan sebagai guru biasa. “Kalau dia mau dengan jabatannya lantik ulang biar sendiri. Tapi kalau tidak puas dengan posisinya dicopot saja,” perintahnya.

Ia mengatakan, mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah hal biasa. Dan ASN harus memahami hal tersebut sehingga dapat siap ditempatkan di mana dan pada jabatan apa saja sesuai kebutuhan organisasi. “Mutasi itu menyesuaikan kebutuhan organisasi, bukan kebutuhan pegawai. Masak mau di tempat itu saja. Dan ini keputusan pimpinan jadi harus diikuti, terlepas sesuai atau tidak dengan harapan pegawai bersangkutan,” tandasnya.

Wabup memastikan, sebagaimana kegiatan mutasi sebelumnya baik pada jabatan struktural maupun fungsional, diputuskan atas pertimbangan kelancaran roda organisasi pemerintahan. Bukan karena faktor suka atau tidak suka pimpinan terhadap bawahannya. “Jangan bilang ada yang dapat jabatan karena kedekatan dengan pimpinan. Itu tidak benar. Saya tidak senang ada pegawai penjilat,” bebernya.

Kepada para Kepsek yang baru diberi amanah jabatan baru, Wabup berpesan agar menjalangkan tugasnya dengan baik. Memastikan roda kegiatan operasi sekolah yang dipimpinnya berjalan lancar. “Tugas bapak ibu berat sekarang ini. Jadi bekerja sebaik mungkin untuk memajukan sekolah yang ibu bapak pimpin,” imbuhnya. (bug)