PKS akan Turunkan Dr. Zul Jadi Jurkam

Gubernur NTB yang juga kader PKS, H. Zulkieflimansyah bersama Ketua DPW PKS NTB, H. Abdul Hadi (Suara NTB/ars)

Mataram (Suara NTB) – DPW PKS NTB bakal menurunkan Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah untuk menjadi Juru Kampanye (Jurkam) jelang mendekati digelarnya pemilu 2019. Dengan melibatkan orang nomor satu di NTB itu, diharapkan dapat meningkatkan perolehan suara PKS.

Hal itu disampaikan Ketua DPW PKS NTB, H. Abdul Hadi kepada Suara NTB, Jumat, 11 Januari 2019 kemarin. Figur Dr. Zul, sapaan akrab Gubernur NTB itu, dinilai dapat memberikan efek elektoral bagi partai.

“Beliau kan kader dan juga pengurus di partai. Kalau sewaktu-waktu besok ini dibutuhkan sama partai, mau tidak mau harus turun (kampanye),” kata Hadi.

Eskalasi politik menuju hari H Pemilu serentak 2019, tensinya mulai makin  meningkat tajam. Partai politik peserta pemilu, makin gencar berkampanye dengan berbagai strategi untuk mendulang suara rakyat. “Berbagai strategi bakal kita ditempuh untuk mendulang suara. Nanti kita turun beliau (Dr. Zul) berkampanye pada waktu yang tepat. Tinggal nunggu waktu yang pas,” katanya.

Baca juga:  Dubes Dijabat Putra Daerah, Pemprov Bakal Perbanyak Anak NTB Kuliah di Turki

PKS memang sangat diuntungkan dengan kadernya duduk sebagai orang nomor satu di NTB. PKS bisa  mengapitalisasi berbagai program dan kesusksesan Dr. Zul  sebagai jualan kampanye yang cukup ampuh untuk menarik simpati rakyat. Karena itu PKS sangat berkepentingan untuk mengawal semua program Gubernur agar berhasil dengan baik direalisasikan dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Beliau sebagai kader partai, hadir sebagai pejabat publik, gubernur yang dinilai berhasil, dapat memberikan kinerja yang baik, masyarakat merasa terpuaskan, maka otomatis ada pengaruhnya untuk memberikan kepercayaan kepada PKS,” ujarnya.

Baca juga:  NTB Siapkan Gebrakan Awal Menuju Daerah Ramah Investasi

Wakil Ketua DPRD NTB itu, mengatakan, pihaknya pun telah membangun komunikasi dengan Dr. Zul terkait upaya pemenangan PKS pada pemilu 2019 di Provinsi NTB. PKS berambisi melengkapi kekuasaan di legislatif dengan menjadi pemenang pemilu, setelah sebelumnya menguasai eksekutif (Gubernur).

“Insya Allah beliau akan membantu, sudah ada koordinasi dan komunikasi dan sebagai seorang kader tetap akan membantu, jelaslah itu,” ucapnya. “Kita juga berupaya keras untuk bisa menjadi pemenang. Kita tingkatkan jumlah kursi, dengan mengisi semua dapil dan bisa jadi pemenang,” pungkasnya. (ndi)