Baru 6.442 KK Dapat Bantuan Perbaikan Rumah

Koordinator Data dan Informasi Satgas Penanggulangan Bencana Gempa NTB, Tri Budiprayitno (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Sampai pekan pertama Desember 2018, baru 6.442 KK atau 435 kelompok masyarakat (Pokmas) yang telah mendapatkan pencairan dana bantuan stimulan perbaikan rumah. Berdasarkan hasil verifikasi, jumlah rumah masyarakat yang rusak akibat gempa sebanyak 216.519 unit.

Dengan rincian, rusak berat 75.138 unit, rusak sedang 33.075 unit dan rusak ringan 108.306 unit. Dengan melihat total jumlah yang rusak, artinya sebanyak 210.077 KK masih belum menerima pencairan dana bantuan stimulan untuk perbaikan rumah.

Koordinator Data dan Informasi Satgas Penanggulangan Bencana Gempa NTB, Drs. Tri Budiprayitno, M. Si, Sabtu, 8 Desember 2018 merincikan, 6.442 KK atau 437 Pokmas yang rekeningnya sudah terisi atau sudah mendapatkan pencairan dana bantuan stimulan. Sebanyak 4.272 KK atau 357 Pokmas di Pulau Lombok dan 2.170 KK atau 78 Pokmas di Pulau Sumbawa.

Baca juga:  Dana Gempa Mengendap Rp173 Miliar Dipicu Data Anomali

Di Kota Mataram, sebanyak 455 KK atau 32 Pokmas telah mendapatkan pencairan dana bantuan stimulan. Kemudian Lombok Barat 237 KK atau 22 Pokmas, Lombok Utara 685 KK atau 57 Pokmas, Lombok Tengah 642 KK atau 64 Pokmas dan Lombok Timur 2.253 KK atau 182 Pokmas. Sedangkan Sumbawa dan Sumbawa Barat masing-masing 89 KK atau 22 Pokmas dan 2.081 KK atau 56 Pokmas.

Tri menambahkan, dari 216.519 unit rumah yang telah terverifikasi, data yang sudah masuk ke BRI sebanyak 186.871 unit. Dari jumlah tersebut yang sudah selesai dibuatkan rekening masyarakat sebanyak 168.924 KK. Sedangkan 17.947 rekening masih dalam proses.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB ini menambahkan berdasarkan data BRI, rekening masyarakat yang sudah terisi sebanyak 42.293. Meskipun dana tersebut sudah ada di rekening masyarakat, tetapi pencairannya harus lewat Pokmas.

Baca juga:  Banyak Masalah, BPBD NTB Desak Ubah Inpres

Data Pemprov NTB, sebanyak 809 Pokmas atau 9.756 KK sudah terbentuk. Dari jumlah itu, baru 702 Pokmas atau 8.105 KK yang sudah di-SK-kan bupati/Walikota. Sementara itu, data BRI, Pokmas yang terbentuk baru sebanyak 718 Pokmas atau 10.334 KK. Sebanyak 435 Pokmas atau 6.442 KK sudah terisi rekeningnya atau dananya sudah dicairkan.

Semua bantuan stimulan perbaikan rumah korban gempa harus sudah cair pada Februari 2019 mendatang. Dana bantuan perbaikan rumah bagi korban gempa berasal dari Dana Siap Pakai (DSP) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (nas)