Menlu RI Beri Apresiasi Polda NTB

PENGHARGAAN - Kapolda NTB Irjen Pol. Achmat Juri dan Direskrimum Kombes Pol. Kristiaji saat menerima penghargaan dari Kemlu.

Mataram (Suara NTB) – Menteri Luar Negeri, Retno L.P. Marsudi, menganugerahkan Penghargaan Hassan Wirajuda untuk Perlindungan WNI kepada Direktorat Reserse dan Kriminal Umum, Polda  NTB. Penghargaan tersebut diberikan langsung kepada Direktur Reskrimum,  Kombes Kristiaji didampingi Kapolda NTB Irjen Pol. Achmat Juri pada malam penganugerahan yang berlangsung Ruang Nusantara, Kementerian Luar Negeri.

“Polda NTB mendapatkan penghargaan tersebut karena selama setahun terakhir dipandang secara konsisten menunjukkan komitmen menangani kasus-kasus WNI asal NTB yang menjadi korban perdagangan manusia di luar negeri,” kata juru bicara Kemlu, Lalu Muhammad Iqbal melalui siaran persnya yang diterima Suara NTB, Sabtu, 8 Desember 2018.

Dalam catatan pihaknya, sejumlah kasus yang ditangani antara lain, kasus warga NTB yang menjadi korban perdagangan manusia di Qatar, Turki, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab berhasil diungkap dan diproses secara hukum.

“Keberhasilan proses pengungkapan kasus-kasus tersebut tidak lepas dari kerjasama yang baik dengan Kejaksaan Tinggi NTB yang sejak awalnya membantu hingga dilakukannya penuntutan,” pujinya.

NTB adalah salah satu daerah pengirim utama TKI.  Polda NTB dilihatnya berkomitmen mengawal agar pengiriman TKI tidak dijadikan sarana perdagangan manusia oleh para pelaku. Sebab perdagangan manusia adalah kejahatan serius, sehingga dilihatnya Polda NTB menghadapinya secara serius.

“Sejak pertamakali diberikan pada tahun 2015, Polda NTB adalah Polda pertama yang menerima penghargaan ini,” ujar putra daerah asal Lombok Tengah yang menjabat sebagai Direktur Perlindungan WNI dan BHI  Kementerian Luar Negeri ini.

Selain Polda NTB, instansi pemerintahan lainnya yang memperoleh penghargaan untuk kategori Mitra Kerja Kemlu adalah Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Kejaksaan Agung RI serta Ditjen Administrasi Hukum Umum, Kemenkumham.

Penghargaan Hassan Wirajuda untuk Perlindungan WNI adalah penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Menteri Luar Negeri RI kepada berbagai pihak, individu maupun lembaga, yang dipandang telah berperan besar dalam upaya perlindungan WNI di luar negeri.

Penghargaan ini mulai diberikan pada tahun 2015. Hingga saat ini sudah 65 individu maupun lembaga dari berbagai penjuru dunia yang dianugerahi penghargaan ini. Pada edisi 2018, 19 orang penerima berasal dari dalam negeri, Suriah, Brunei, Malaysia, Arab Saudi, Turki,  Kurdistan (Irak), Montevideo (Uruguay), Kota Aden (Yaman) dan Houston (Amerika Serikat). (ars)