Kapolda Atensi Langsung Kasus Baiq Nuril

Kapolda NTB, Irjen Pol. Achmat Juri (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Kapolda NTB, Irjen Pol. Achmat Juri mengatensi langsung penanganan kasus Baiq Nuril Maknun, terkait laporan dugaan pelecehan seksual dengan terlapor H.M. Penyelidikan kasus ini tetap pada jalur profesionalisme.

Sejak menerima laporan kasus ini pekan lalu, tim langsung dibentuk di Subdit IV Ditreskrimum Polda NTB. Itu menurut Kapolda sebagai bentuk atensi awal atau respons atas pengaduan Nuril melalui tim kuasa hukumnya. Sehari kemudian dilanjutkan dengan pemanggilan saksi saksi.

‘’Dari awal kita sudah atensi dan jalanlan pemeriksaan kasus Nuril ini sesuai dengan SOP yang ada. Banyak pihak yang sudah dipanggil,’’ kata Kapolda ditemui Suara NTB di ruangannya, Jumat, 23 November 2018.

Kapolda mengakui, tekanan publik dalam kasus ini cukup tinggi. Berbagai kalangan dan profesi berpihak kepada Nuril yang dianggap sebagai korban perbuatan asusila mantan Kepala Sekolah SMAN 7 Mataram inisial H.M.

‘’Kami harus proses secara profesional.Polisi itu penyidik, sesuai dengan undang-undang tugasnya  adalah mencari dan mengimpulkan bukti. Nanti yang beri pendapat, kemudian monev itu dari Kejaksaan dan Pengadilan,’’ kata Kapolda.

Tekanan publik yang luas baginya tidak terlalu berpengaruh. Tapi posisi pihaknya sebagai  aparat, harus tetap berdiri pada koridor aturan yang profesional dan objektif.

‘’Kalau memang ada faktanya ya, kita ungkap faktanya seperti apa?  Kami tidak punya kepentingan lain. Kita katakan yang benar itu benar,’’ pungkasnya. (ars)