Tambah Frekuensi Penerbangan, Air Asia akan Buka Penerbangan Langsung Lombok – Perth

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah saat bertemu CEO Air Asia Indonesia Dendy Kurniawan. Air Asia akan menambah frekuensi penerbangan Lombok - Kuala Lumpur dan akan membuka rute Lombok - Perth. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc bersama sejumlah pejabat menemui Chief Executive Officer (CEO) Air Asia Indonesia, Dendy Kurniawan di Jakarta. Gubernur mengatakan maskapai penerbangan Air Asia akan menambah frekuensi penerbangan Lombok – Kuala Lumpur mulai Februari 2019.

Selain itu, Air Asia juga akan membuka penerbangan langsung Lombok – Perth Australia. “Insya Allah mulai Februari 2019, frekuensi penerbangan Lombok – Kuala Lumpur akan ditambah dan penerbangan Lombok – Perth Australia akan dibuka,” tulis Gubernur dalam akun media sosialnya yang sudah terverifikasi, Rabu, 21 November 2018.

Dr. Zul mengatakan sektor pariwisata NTB akan lebih terasa geliatnya jika rute penerbangan langsung tersebut bisa terealisasi. Beberapa pejabat yang mendampingi Gubernur antara lain Kepala Dinas Pariwisata NTB, H. L. Moh. Faozal, S. Sos, M. Si, General Manager PT. AP I LIA, I Gusti Ngurah Ardita, dan pejabat lainnya.

Diketahui, saat ini rute penerbangan langsung baru dilayani dua maskapai penerbangan. Yakni, Air Asia yang melayani rute Lombok Kuala Lumpur dan Silk Air, yang melayani rute penerbangan langsung Lombok – Singapura.

Baca juga:  Harga Tiket Pesawat Mahal, Damri Rencanakan Layani Angkutan Antar Provinsi

Pascagempa yang melanda NTB beberapa waktu lalu, maskapai penerbangan internasional seperti Air Asia dan Silk Air mengurangi frekuensi penerbangan ke Lombok. Maskapai penerbangan Air Asia rute Lombok – Kuala Lumpur yang semula tiga kali sehari, sekarang menjadi satu kali sehari.

Kemudian Silk Air yang melayani penerbangan langsung Lombok – Singapura empat kali seminggu. Pascagempa, frekuensi penerbangan Silk Air rute Lombok – Singapura dikurangi menjadi tiga kali semingu.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) NTB, H. L. Moh. Faozal, S. Sos, M. Si mengatakan penerbangan internasional menuju ke Lombok akan kembali normal awal Februari 2019. Faozal mengatakan pihaknya bersama sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bertemu dengan CEO Air Asia Malaysia pekan lalu di Kuala Lumpur.

Faozal mengatakan penerbangan internasional ke Lombok International Airport (LIA) paling cepat normal kembali Januari tahun depan. Sementara untuk penerbangan rute domestik, akan kembali normal awal Desember mendatang.

Saat ini, maskapai Garuda Indonesia mengurangi frekuensi penerbangan rute Lombok – Jakarta. Semula, frekuensi penerbangannya empat kali sehari, menjadi dua kali sehari. Pengurangan frekuensi penerbangan ini, jelas Faozal karena maskapai Garuda Indonesia sedang melakukan maintenance pesawatnya.

Baca juga:  Gubernur Inspeksi Angkutan Lebaran

Sementara itu, Kepala Bappeda NTB, Ir. H. Ridwansyah, MM, M. Sc, M.TP yang ikut dalam delegasi Pemprov NTB ke Malaysia, mengatakan pihaknya juga bertemu dengan Owner Lion Air Group yang juga Duta Besar RI untuk Malaysia, Rusdi Kirana. Lion Air Group akan membantu NTB untuk pembukaan rute-rute baru penerbangan internasional yang akan menggunakan maskapai Batik Air.

Ridwan mengatakan Lion Air Group akan membuka rute Lombok – Madinah dan Lombok – Cina. “Dia akan membantu kita membuka rute Madinah – Lombok dan Cina – Lombok. Dua rute internasional yang akan dibuka. Ada kerjasama nanti dengan Pemprov,” ujarnya.

Selain itu, kata Ridwan, maskapai nasional Garuda Indonesia juga akan membantu PemprovĀ  untuk mempromosikan pariwisata NTB. “Garuda akan mempromosikan kita di semua jaringan medsosnya,” tandasnya. (nas)