HM Tersangka, Golkar Belum Ajukan PAW

Ketua DPD Partai Golkar Kota Mataram, H. Mohan Roliskana (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Kendati DPD Partai Golkar Kota Mataram telah memberhentikan HM sebagai kader partai, namun partai berlambang beringin itu belum mengajukan pergantian antar waktu (PAW) DPRD Kota Mataram.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Mataram, H. Mohan Roliskana menegaskan, PAW terhadap HM tidak bisa segera dilakukan. Pertimbangannya karena harus menunggu putusan berkekuatan hokum tetap (inkracht) dari pengadilan. Selain itu, waktunya tidak memungkinkan karena mendekati masa jabatannya berakhir.

“Prosesnya ini kan panjang. Kalau langsung di PAW sementara proses hukum belum selesai. Kita disomasi malah tambah besar masalahnya,” kata Mohan ditemui, Senin, 24 September 2018.

Baca juga:  Muhir Serahkan Memori Kasasi

HM ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan setelah operasi tangkap tangan permintaan fee proyek rehabilitasi dan rekonstruksi sekolah di Mataram.

Di sisi lain, DPD Partai Golkar menargetkan meraih 12 kursi pada Pileg 2019 mendatang. Penangkapan HM kata Mohan, sama sekali tidak dikhawatirkan mengganggu target perolehan kursi Partai Golkar di DPRD.

Dia optimis tetap menjadi partai pemenang pada Pileg 2019 di Kota Mataram. “Khawatir sih tidak, tapi tetap kita optimis dengan target itu,” ujarnya.

Komisi Pemilihan Umum juga tidak bisa memproses PAW. Secara aturan kata anggota Komisioner KPU Bedi Saparwadi, pengusulan PAW diminta oleh pimpinan DPRD setelah menerima usulan dari partai. KPU memproses dengan menyiapkan perolehan suara kedua. “Usulan PAW dari DPRD. Kami hanya menyiapkan saja nomor urut dua,” kata Bedi.

Baca juga:  Muhir Serahkan Memori Kasasi

Pengusulan PAW kata dia, berdasarkan PKPU Nomor 6 Tahun 2017.¬† Menurut dia, pergantian bisa saja dilakukan tergantung permintaan partai. “Waktunya kan tinggal satu tahun,” ucapnya.

Ketua DPRD H. Didi Sumardi sebelumnya mengatakan, pergantian anggota Dewan berdasarkan usulan dari partai. Sejauh ini, belum ada diterima permintaan PAW dari Partai Golkar. (cem)