Pengusaha Migas Sumbang Rp 1,57 Miliar untuk Korban Gempa Lombok

Penyerahan secara simbolis bantuan dana dari Hiswana Migas. Paling kanan ke kiri, Ketua Hiswana Migas NTB, I Komang Gandhi, Ketua Tim Peduli Lombok Hiswana Migas, Rachmad Muhamadiyah, Ketua DPP Hiswana Migas Dr. Eri Purnomohadi dan OH Pertamina TBBM Ampenan, La Imbo

Mataram (suarantb.com) – Keluarga besar Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) turut menyampaikan empati atas gempa beruntun yang mengguncang Lombok baru-baru ini. Para pengusaha Migas yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia telah mengumpulkan dana sebesar Rp 1,57 miliar lebih untuk diserahkan kepada korban yang terdampak bencana besar ini.

Berdasarkan data Aksi Cepat Tanggap (ACT) hingga 27 Agustus, rentetan gempa bumi berkekuatan di atas 6 hingga 7 Skala Richter yang terjadi sejak 29 Juli hingga 19 Agustus, menyebabkan sebanyak 564 orang meninggal dunia.

Bencana alam tersebut juga menyebabkan sebanyak 390.529 orang mengungsi. Selain itu, sebanyak 77.976 rumah dan puluhan tempat ibadah serta sekolah rusak berat. Kerugian diperkirakan mencapai Rp7,7 triliun.

Bantuan dana sosial dari Hiwsana Migas ini Minggu 8 September diserahkan secara simbolis oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Hiswana Migas, Dr. Eri Purnomohadi, kepada Ketua Tim Peduli Lombok Hiswana Migas, Rachmad Muhamadiyah, didampingi Ketua DPC Hiswana Migas NTB, Komang Gandi, disaksikan sejumlah pengurus Hiswana Migas.

Secara bersamaan, sekaligus diserahkan dana santunan kepada para karyawan stasiun pengisian bahan bakar umum yang terdampak gempa bumi di Kabupaten Lombok Utara.
“Bantuan ini merupakan inisiasi dari seluruh pengurus Hiswana Migas se-Indonesia. Mudahan bantuan tersebut bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang mengalami musibah di NTB,” kata Eri.

Ia mengatakan sebagian besar dana galangan dari seluruh jajaran Hiswana Migas Indonesia. Baik dari DPD I di Medan, DPD II di Palembang, DPD III Jakarta Banten Jabar, DPD IV Jateng DIY, DPD 5 Jatim Balinus, DPD VI Kalimantan, DPD VII Sulawesi , DPD VIII Maluku dan Irian Jaya akan diarahkan untuk memperbaiki rumah ibadah di seluruh kabupaten/kota yang rusak akibat gempa bumi.Alokasi dana bantuan juga untuk pembangunan fasilitas umum dan fasilitas sosial yang sangat dibutuhkan oleh warga terdampak gempa. Penyaluran bantuan ke daerah-daerah terdampak gempa di Lombok.

Sementara Ketua Tim Peduli Lombok Hiswana Migas, Rachmad Hidayat, mengatakan penghimpunan bantuan dari seluruh pengusaha minyak dan gas se-Indonesia terus dilakukan hingga kondisi NTB pulih kembali.

“Kami tetap membuka rekening tabungan untuk menampung dana bantuan. Mungkin ada rekan-rekan dari berbagai daerah yang ingin menambah jumlah bantuan,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Ketua DPC Hiswana Migas NTB, Komang Gandi, mengatakan pihaknya akan memetakan lokasi-lokasi yang terdampak gempa bumi dan membutuhkan fasilitas umum dan fasilitas sosial.

Ia menyebutkan tempat-tempat ibadah yang rusak dan butuh perbaikan, seperti masjid, pura, vihara. Dan kalau ada gereja yang rusak juga akan diperbaiki menggunakan dana bantuan dari Hiswana Migas.

“Kami akan bahas seperti apa teknisnya agar bantuan dana yang ada bisa mencukupi untuk semua kabupaten/kota terdampak,” demikian Gandhi. (bul)