Pemkot Mataram akan Rekrut 262 CPNS

Sekda Kota Mataram, H. Effendi Eko Saswito didampingi Asisten III Hj. Baiq Evi Ganevia memberikan keterangan kuota formasi CPNS diterima Pemkot Mataram, Rabu, 12 September 2018. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Pemkot Mataram memperoleh 262 jatah formasi calon pegawai negeri sipil dari usulan 845 yang diajukan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB).

Sekretaris Daerah Kota Mataram, Ir. H. Effendi Eko Saswito didampingi Asisten III Dra. Hj. Baiq Evi Ganevia, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Baiq Nelly Kusumawati dan Kabid Pengembangan Aparatur Ahmad Mujahiddin, Rabu, 12 September 2018, membenarkan jatah formasi CPNS telah diterima.

Kuota diperoleh sebanyak 262 formasi. Dengan rincian dua formasi khusus dari kategori dua (K2) untuk guru, 130 formasi tenaga guru, 100 tenaga medis dan 30 tenaga teknis. “Baru hari ini kita dapat jatah formasinya,” kata Eko ditemui di ruang kerjanya.

Baca juga:  Data Keliru, Pengumuman Hasil Rekrutmen P3K NTB Tak Jelas

Jatah formasi yang diperoleh ini mengacu pada Peraturan MenpanRB nomor 36 Tahun 2018 tentang kriteria penetapan  dan pelaksanaan CPNS.

Sekda menambahkan, formasi khusus untuk K2 tetap memiliki persyaratan dari segi kualifikasi pendidikan minimal strata satu. Kualifikasi pendidikannya pun harus diperoleh bulan November 2013.

Sedangkan, tenaga kesehatan paling rendah pendidikan minimal D3. Penerimaan formasi khusus ini tidak melihat masa kerja. Hanya dibatasi usia maksimal 35 tahun. “Per 1 Agustus 2018 harus usianya 35 tahun,” ujarnya.

Baca juga:  Soal Pemecatan ASN Mantan Napi Korupsi, Diputuskan Pekan Depan

Untuk pendaftaran penerimaan CPNS dimulai tanggal 19 September. Selanjutnya, verifikasi dokumen selama seminggu. Baru kemudian uji kompetensi dasar.

Sistem penilaian ditambahkan Evi, intelejensi umum tidak boleh kurang dari 60. Secara keseluruhan tiga indikator penilaian tes kompetensi  harus memenuhi skor 268.

Keluarnya kuota formasi CPNS disambut antusias oleh masyarakat, salah satunya Luluk. Pegawai Tidak Tetap (PTT) Pemkot Mataram ini, akan mengadu nasib melamar CPNS. Dengan harapan, ada formasi yang sesuai dengan pendidikan terakhirnya.

“Kalau ada lulusan SMA mau saya coba. Sekarang ini belum saya lihat persyaratannya,” katanya. (cem)