HUT Kota Mataram Ke-25, Masyarakat Diajak Bangkit Pascagempa

Mataram (Suara NTB) – Perayaan hari ulang tahun Kota Mataram ke 25 berjalan sederhana. Tidak ada peresmian proyek maupun inovasi seperti tahun-tahun sebelumnya. Pascagempa masyarakat diajak kembali bangkit.

Upacara yang digelar di halaman Kantor Walikota Mataram dipimpin oleh Walikota Mataram H. Ahyar Abduh. Dihadiri seluruh Muspida, pimpinan OPD, camat, lurah serta tamu undangan lainnya.

Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi dalam sambutan yang dibacakan Walikota Mataran menyampaikan, peringatam HUT Kota Mataram terasa mengharukan. NTB dan khususnya Kota Mataram terdampak musibah gempa.

Baca juga:  Dana Gempa Mengendap Rp173 Miliar Dipicu Data Anomali

Bencana alam yang memporak – porandakan bangunan milik warga dan menelan korban jiwa harus dijadikan pembelajaran dan mengambil hikmahnya. Masyarakat harus bangkit kembali. ‘’Dengan modal sosial dan persaudaraan jadi pondasi untuk bangun kembali. Masyarakat bangkit dan bangun daerah dengan tekad kuat,’’ katanya.

Dikatakan, Mataram di usia perak (25 tahun) banyak pencapaian kemajuan diraih. Sebab, pembangunan di Kota Mataram memiliki peran vital menopang NTB. Diantaranya, penyediaan infrastruktur,ekonomi, IPM dan penyelenggaraan publik yang optimal.

Baca juga:  Penyimpangan Dana Gempa, BPBD Sarankan Lapor Polisi dan “NTB Care”

Bagaimanapun juga sambungnya, Mataram berkontribusi mengangkat citra NTB. ‘’Capaian kemajuan sampai dengan saat ini bahwasanya telah berkembang jadi kota yang dibanggakan,’’ terangnya.

Perkembangan Kota Mataram terlihat dengan dinamika pertumbuhan yang pesat. Ini ditunjukan dari laju infrastruktur, investasi dan ekonomi. Tiga aspek ini menghasilkan kemanfaatan yang besar.Ditambahkan, konsep pembangunan di NTB harus terus optimal terutama pemanfaatan tata ruang. Terlepas dari itu, tantangan global harus dipikirkan bersama. (cem)