Pemprov Siapkan Enam Calon Penjabat Walikota Bima dan Bupati Lotim

0
45

Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB sedang menyiapkan enam nama pejabat eselon II untuk menjadi calon Penjabat Walikota Bima dan Bupati Lombok Timur (Lotim). Masing-masing tiga nama untuk calon Penjabat Walikota Bima dan tiga nama untuk calon Penjabat Bupati Lotim.

Enam nama calon penjabat Walikota Bima dan Bupati Lotim tersebut diajukan gubernur ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Nantinya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) akan memilih salah satu dari tiga nama yang diusulkan gubernur.

Kepala Biro Pemerintahan Setda NTB, Drs. H. Wirajaya Kusuma, MH menjelaskan, penyiapan calon Penjabat Walikota Bima dan Bupati Lotim itu dilakukan lantaran masa jabatan kepala daerah dan wakil kepada daerah yang sekarang akan segera berakhir.

Masa jabatan Walikota Bima akan berakhir 24 Juli 2018. Sedangkan masa jabatan Bupati/Wakil Bupati Lotim akan berakhir 30 Agustus 2018.

“Karean berakhir masa jabatan, akan ada Penjabat Walikota Bima dan Penjabat Bupati Lotim. Ini sedang saya konsultasikan dengan Pak Gubernur, kita uruskan. Tiga calon Penjabat Walikota Bima dan tiga calon Penjabat Bupati Lotim akan kita usulkan ke Kemendagri,” kata Wirajaya ketika dikonfirmasi Suara NTB, Selasa, 10 Juli 2018.

Baca juga:  Kosongkan Staf Ahli, Gubernur Segera Kembalikan Posisi Kepala Dikes NTB

Ia mengatakan proses pengusulan atau pengajuan tiga nama calon Penjabat Walikota Bima dan tiga nama calon Penjabat Bupati Lotim ke Kemendagri akan dilakukan minggu ini. Terutama yang menjadi prioritas adalah pengusulan Penjabat Walikota Bima. Karena pada 24 Juli mendatang, masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota sudah berakhir.

Supaya tak terjadi kekosongan pemerintahan maka secepatnya akan diusulkan nama calon Penjabat Walikota Bima ke Kemendagri. Ia menambahkan, tiga nama calon Penjabat Walikota Bima sedang dalam proses.

“Kita menunggu petunjuk Pak Gubernur dulu. Kita masih  menunggu disposisi atau arahan Pak Gubernur siapa nanti yang akan diajukan tiga calon penjabat itu,’’ katanya.

Baca juga:  Kosongkan Staf Ahli, Gubernur Segera Kembalikan Posisi Kepala Dikes NTB

Mantan Kepala Biro Organisasi Setda NTB ini mengatakan, pada 24 Juli 2018, harus sudah ada pelantikan Penjabat Walikota Bima. Mengenai siapa saja nama-nama pejabat eselon II Pemprov NTB yang diusulkan menjadi calon Penjabat Walikota Bima, Wirajaya enggan menyebutkan.

Begitu juga ketika ditanya apakah mereka merupakan pejabat eselon II Pemprov NTB yang berasal dari Bima dan Dompu, Wirajaya tak mengomentari lebih jauh. Ia hanya mengatakan calon penjabat yang  diusulkan sepenuhnya berada di tangan gubernur dengan kriteria tertentu. Yakni mereka yang dipandang cakap untuk menjadi Penjabat Walikota Bima maupun Bupati Lotim.

Ndak harus orang  sana. Bisa dari Lombok, Sumbawa, Mbojo. Tapi yang penting punya integritas, kapasitas, kinerja yang bagus menurut Pak Gubernur. Saya pikir semua  punya peluang yang sama menjadi Penjabat Walikota,’’ ujarnya. (nas)