Chika Ingin Berperan Membangun Dompu

0
9

Mataram (suarantb.com) – Menikah dengan warga negara asing dan tinggal di Yunani tak membuatnya mengabaikan tanah kelahirannya, apalagi menjadi kacang lupa kulitnya. Panggilan hati menuntunnya pulang untuk ikut serta membangun daerahnya.

Ika Rizky Veryani, bulat meninggalkan negeri yang terkenal dalam sejarah kekaisaran Romawi kuno itu. Pulang ke Indonesia dan menetap di Dompu, memboyong suaminya pulang agar ia merasakan benar-benar bermanafaat bagi banyak orang, bagi daerahnya.

Kecintaan kepada daerahnya membuatnya lebih memilih meninggalkan negara yang telah ditinggalinya selama dua tahun bersama keluarganya. Di Dompu, Chika nama paling akrabnya, dikenal sebagai salah satu pengusaha besar.

Bergerak dibidang jasa penyedia bahan bakar minyak bagi kemudahan masyarakat daerah setempat. Ia telah membangun fasilitas SPBU Kandai Dua. Selain itu, ia menyediakan kemudahan bagi masyarakat memiliki kendaraan sepeda motor untuk menunjang segala kebutuhan hajat hidupnya. Chika berinvestasi sebagai distributor utama dan terbesar bagi produk sepeda motor Yamaha melalui PT. Dompu Rizky Motor. Jaringan bisnisnya terus mengakar hingga kecamatan. Untuk usahanya yang bergerak di SPBU, ia juga berinvestasi membangun SPBU di Doropeti.

Chika berkiprah sebagai pengusaha sejak tahun 2006 silam. Menjadi pngusaha sebetulnya bukan rencananya, tetapi menjadi jalan baginya. Menikah usia muda (18 tahun) membuatnya harus memutar otak untuk menghidupi anak – anak dan keluargnya.

Ibu dua anak lulusan SMA ini boleh dibilang mujur. Terbukti, usahanya terus tumbuh dan mengakar di kabupaten yang dipimpin H. Bambang Yasin itu. Saat ini ada 60 karyawan yang dipekerjakannya. Setidaknya saat ini ia Chika merasa lega, bisa berkontribusi menyediakan peluang kerja bagi orang-orang di daerahnya.

“Inilah yang saya harapkan, berharap bisa bermanfaat bagi banyak orang. Apalagi di daerah kita ini jumlah pengusaha masih sangat kecil. Padahal, idealnya sebuah daerah harus memiliki pengusaha minimal 3 persen dari total penduduknya,” kata mahasiswi Universitas Terbuka Jakarta ini ditemui pada Business Mission Dinner yang diadakan Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) dengan beberapa pengusaha dari negara-negara Asia lainnya, Sabtu, 8 Juli 2018 di Mataram.

Di Japnas Provinsi NTB, Chika diposisikan sebagai Ketua Harian. Ia termasuk berkepribadian supel, ramah dan tak canggung terhadap siapapun. Maklum saja, mungkin karena pergaulannya di Jakarta juga tidak bisa dianggap remeh.

Ia kerap kali berduet bersama sejumlah artis papan atas dan beradu acting untuk film layar lebar. Sebut saja beberapa film yang ia ikut perankan “Kalam2 Langit” perannya sebagai santi, “3 Pilihan Hidup” sebagai bandar narkoba. Dari film ini juga ia aktif ikut memerangi narkoba dan oleh BNN dipilih ibu muda kelahiran 15 Februari 1986 ini sebagai Duta Anti Narkoba. Selain sebagai aktris, di ibukota Chika juga aktif sebagai penyanyi.

Chika juga banyak terlibat di kegiatan-kegiatan yang bersifat sosial. Bahkan, saat ini ia memegang kepercayaan sebagai Ketua DPD DPD Peace and Love NTB, lembaga sosial yang hadir untuk membantu kelompok masyarakat yang tidak mampu.
Darah bisnis telah mengalir ditubuhnya. Meskipun orang tuanya adalah PNS di Tata Pemerintahan di Kabupaten Dompu. Menjadi pengusaha menurutnya tidak saja berbicara soal financial, tetapi menjadi ruang berbagai banyak hal. Contohnya, bagaimana membangun karakter masyarakat yang jujur dan bertanggung jawab.

“Kepada karyawan, saya menekankan kejujuran dan tanggung jawab, serta kerja keras. Menurut saya ini pelajaran berharga untuk membangun karakter masyarakat. Setidaknya membangunnya dari lingkup perusahaan kita sendiri,” kata Chika.

Karena modal itu juga, usahanya terbukti terus berkembang.Karir bisnis Chika terbilang sangat moncer. Ia menunjukkan bahwa perempuan tidak boleh lemah, dan tak kalah kuat mendukung pemerintah terus membangun daerah. Lebih dari itu, Chika berencana akan mengembangkan bisnisnya di jagung. Harapannya, semakin banyak yang terjun, semakin banyak pilihan petani untuk mendapatkan harga penawaran terbaik bagi peningkatan pendapatannya. (bul)