ITDC Berlakukan ‘’Car Free Day’’ di Kawasan Pantai Kuta

0
49

Praya (Suara NTB) – Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) selama 10 hari terhitung mulai tanggal 15 sampai 24 Juni mendatang, bakal memberlakukan Car Free Day (CFD) di kawasan Pantai Kuta. Itu artinya, kawasan Pantai Kuta bakal ditutup untuk semua jenis kendaraan.

Demikian disampaikan General Affair The Mandalika, I Gusti Lanang Bratasuta, Selasa, 12 Juni 2018. Langkah ini, ujarnya, diambil ITDC selaku pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika untuk memberikan kenyaman bagi wisatawan yang akan berlibur di kawasan Pantai Kuta selama musim lebaran tahun ini. Mengingat, kunjungan wisatawan di kawasan Pantai Kuta pada musim lebaran tahun ini diprediksikan bakal membeludak.

“Jadi selama libur lebaran ini kita akan berlakukan car free day (CFD) untuk kawasan Pantai Kuta untuk memberikan kenyaman bagi wisatawan yang berkunjung. Dan, semua fasilitas umum yang ada, juga akan dibuka,” ungkapnya.

ITDC sudah menyiapkan tiga pintu masuk bagi wisatawan menuju kawasan Pantai Kuta. Masing-masing pintu masuk sebelah timur, barat serta utara. Di masing-masing pintu masuk juga sudah disiapkan area parkir. Khusus pintu masuk di sebelah utara, area parkirnya langsung di area parkir Masjid Nurul Bilad Kuta.

Di area parkir pengunjung akan dikenakan biaya parkir sesuai dengan jenis kendaraannya, yakni Rp 2 ribu untuk sepeda motor, roda empat Rp 5 ribu, bus besar Rp 25 ribu minibus Rp 10 ribu. Namun bea parkir hanya berlaku selama masa uji coba saja sebelum nantinya kebijakan tersebut bakal diterapkan dengan aturan khusus.

Para pengujung nantinya juga bisa menggunakan fasilitas umum berstandar internasional yang telah disiapkan oleh ITDC di kawasan Pantai Kuta, seperti toilet, loker penyimpanan barang, serta westafel serta tempat bilas dengan membayar sebesar Rp5 ribu saja.

Namun demikian, pihak ITDC juga sudah menyiapkan fasilitas umum gratis. Tapi dengan fasilitas terbatas, misalnya untuk toilet umum serta area bermain anak-anak. “Harapan kita dengan pengaturan ini, wisatawan bisa merasa aman dan nyaman ketika berlibur di kawasan Pantai Kuta. Dan, persoalan kemacetan yang selama ini kerap terjadi di kawasan Pantai Kuta bisa diatasi,” ujarnya. (kir)