Kata Menteri PANRB Soal Usulan Formasi CPNS NTB 2018

0
68

Mataram (Suara NTB) – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) RI, Dr Asman Abnur masih mengkaji usulan formasi CPNS tahun 2018. Kuota penerimaan CPNS untuk NTB pun masih digodok. Belum ada keputusan mengenai kuota.

Hal itu diungkapkannya usai memimpin studi kelaikan kenaikan tipe Polda NTB, Jumat, 11 Mei 2018 di Mataram.

“Ada evaluasi untuk kabupaten dan provinsi, soal kuota itu belum diputuskan,” kata dia menjawab soal kuota CPNS NTB.

Dia menyebutkan, semua daerah sudah mengajukan usulan. Sistem pengajuannya melalui e-formasi Kemen PANRB. Masing-masing daerah menyampaikan kebutuhan formasi CPNS-nya melalui sistem yang terintegrasi secara daring tersebut.

Baca juga:  Rotasi Tiga Staf Ahli Tunggu Rekomendasi Mendagri

“Pengusulannya kan ada sistem tersendiri. Soal kuota CPNS itu sampai sekarang belum kita putuskan. Tunggu saja,” kata Asman.

Kebijakan penerimaan CPNS mempertimbangkan rasio kemampuan anggaran belanja aparatur dan belanja publik suatu daerah. Belanja aparatur tidak diperkenankan melebihi 50 persen jika ingin menambah PNS.

Pemprov NTB dan sembilan kabupaten/kota telah mengajukan usulan 20.491 formasi CPNS ke Kemen PANRB, minus kabupaten Dompu.

Baca juga:  Kosongkan Staf Ahli, Gubernur Segera Kembalikan Posisi Kepala Dikes NTB

Usulan formasi CPNS Pemprov NTB sebanyak 5.554 formasi, Kota Mataram 250 formasi, Lombok Barat 1.800 formasi, Lombok Utara 578 formasi Lombok Tengah 3.198 formasi, Lombok Timur 4.992 formasi, Sumbawa Barat 737 formasi, Kota Bima 273 formasi, Kabupaten Bima 1.798 formasi dan Sumbawa 1.311 formasi.

Sementara kemampuan anggaran Pemprov NTB hanya cukup untuk 700 CPNS, berdasarkan hitung-hitungan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah NTB, jika ditilik dari rasio belanja aparatur dimaksud. (why)