Rider Jelajah Tambora dan Fun Fishing Diharapkan Lebih Mengenalkan Tambora di Mata Dunia

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Dompu, H. Khairul Insyan

Dompu (Suara NTB) – Indonesia rider jelajah Tambora dan fun fishing akan meramaikan kegiatan Festival Tambora tahun 2018 dan menjadi pembeda Festival tahun sebelum – sebelumnya. Dua event ini diyakini lebih mengenalkan Tambora di mata dunia sebagai destinasi wisata minat khusus. Selain memiliki pemandangan dan alam yang indah, Tambora juga dekat dengan teluk saleh yang dikenal sebagai akuarium dunia.

Indonesia rider jelajah Tambora akan diikuti oleh 1.500 rider dan mengambil titik mulai dari Kota Mataram, finis di obyek wisata Sarae Nduha Doro Ncanga Dompu pada 9 – 11 April 2018. Para rider dari berbagai daerah seluruh Indonesia ini akan menikmati keindahan alam gunung Tambora. Event ini akan menjadi pertama di Indonesia dengan peserta terbanyak di alam terbuka.

Pemerintah Kabupaten Dompu akan menyiapkan tenda dan konsumsi bagi para rider yang menginap di arena acara padang Savana Doro Ncanga. Para rider juga akan disambut secara resmi. “Kita sangat berharap, event ini dapat memberi efek positif bagi perkembangan pariwisata Dompu kedepan. Karena raider dari seluruh Indonesia, kita sangat berharap mereka bisa mensosialisasikan Tambora dan potensi alam Dompu di daerah asalnya,” ungkap Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Dompu, H Khairul Insyan, SE, MM kepada Suara NTB.

Event Fun fising yang digelar di teluk Saleh pada 7 – 8 April 2018, juga diharapkan memberikan nilai positif bagi kemajuan pariwisata Dompu. Pada event ini direncanakan akan dihadiri oleh 25 orang pemancing nasional. Kehadiran mereka ini diharapkan bisa lebih mengenalkan potensi Dompu di kancah nasional, khususnya dunia pancing.

Baca juga:  Punya Geopark, NTB Targetkan Peningkatan Ekonomi

Teluk Saleh yang memiliki gasi pantai yang cukup panjang dari kecamatan Pekat hingga Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu ini dikenal sebagai aquarium dunia. Ia mampu menampung berbagai jenis ikan dengan potensi laut hingga puluhan triliun. “Kegiatan ini akan dihandle Dinas Kelautan dan Perikanan bekerjasama dengan komunitas pancing,” terangnya.

Lokasi FPT Bergeser

Jika tahun sebelumnya kegiatan Festival Pesona Tambora (FPT) terpusat di hamparan padang savana Doro Ncanga, kali ini bergeser lebih kurang 2 KM ke arah barat tepatnya di wisata Sarae Nduha. Keputusan itu diambil semata-mata untuk menjual view savana yang kini menarik perhatian banyak pihak.

“Kita geser untuk menjual view savana Doro Ncanga,” kata Kadisbudpar Dompu, H. Khairul Insyan, SE, MM, Selasa, 3 April 2018.

Dengan adanya pemindahan tersebut tamu undangan dari dua Menteri yaitu Menko Kemaritiman RI, Luhut Binsar Panjaitan dan Mentri Pariwisata RI, Arief Yahya yang dipastikan tiba 10 April mendatang akan diinapkan di area perusahaan tebu PT. SMS. Termasuk rombongan Pemprov yang informasinya dihadiri langsung Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi.

Baca juga:  Presiden UGG Nilai Tambora Layak Diusulkan Jadi Geopark Dunia

Sementara untuk rangkaian kegiatan, kata Khairul Insyan, tak jauh berbeda dengan FPT tahun sebelumnya. Namun karena even ini bertepatan dengan hari jadi Dompu ada even-even kebudayaan yang akan kembali digaungkan, seperti pawai rimpu, pemeran teknologi tepat guna, makan bubur bersama dan sebagainya.

“Di sisi lain juga kami mengundang para pemancing profesional dari Jakarta kurang lebih 20 orang untuk mincing di teluk saleh. Sedangkan puncaknya nanti akan diisi tari klosal oleh 203 orang sesuai dengan Hut Dompu,” jelasnya.

Untuk persiapan lokasi dan kebutuhan selama pelaksanaan kegiatan diklaim sudah mencapai 80 persen, kalaupun ada hal-hal yang dirasa kurang dan perlu dibenahi Dispudpar selaku panitia penyelenggara sangat terbuka menerima saran dan masukan para pihak. Hingga akhirnya even tahunan untuk mengenang dahsyatnya letusan tambora 1815 silam dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan. Pun berdampak positif bagi peningkatan kunjungan ke daerah wisata yang ada di wilayah ini.

“Semoga ini berjalan sukses itu harapan saya, kalau ada hal-hal yang kurang tinggal berikan saran dan masukan,” harapnya.

Disinggung jaminan keamanan yang juga belum dikoordinasikan sebagaimana dikeluhkan jajaran Polres Dompu belum lama ini, Khairul Insyan mengatakan, sudah menindaklanjutinya dengan bertemu langsung pimpinan Polres Dompu selaku koordinator dan dibantu institusi lain seperti TNI, Brimob dan Satuan Pol PP. (ula/jun/*)