Teror ke Pemuka Agama, TGB : Terkutuknya Berlipat-lipat

0
8

Mataram (suarantb.com) – Aksi teror kepada pemuka agama akhir-akhir ini marak terjadi. Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi mengatakan teror kepada siapapun tidak boleh. Apalagi teror kepada pemuka agama apapun yang ada di Indonesia.

“Pemuka agama itu kan pejuang-pejuang yang merekatkan bangsa kita, mengajak kepada keamanan, kenyamanan, ketertiban, saling  menghormati. Jadi tidak boleh ada teror kepada pemuka agama dan kepada siapapun. Lebih-lebih kepada pemuka agama,” kata Gubernur yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) ini.

Baca juga:  Pascabencana, Melejitkan Perekonomian Daerah Terdampak

Ia menjelaskan, agama apapun tak membenarkan aksi teror. Apalagi alsi teror tersrbut dilakukan di rumah ibadah.

“Itu terkutuknya berlipat-lipat. Jadi tidak boleh. Mau di masjid, mau di gereja, mau di rumah, mau di manapun. Seluruh rakyat Indonesia harus mendapatkan kemanan dan kenyamanan dalam hidup,” ujarnya.

Untuk mencegah adanya aksi teror di daerah ini, kata TGB, Polda NTB sudah sangat waspada. Kepolisian selalu melakukan langkah preventif, terus berkordinasi dengan ormas leahamaan dan pengurus rumah ibadah jika ada hal-hal yang mencurigakan.

Baca juga:  TGB : Sekarang, Sudah Saatnya Kita Bangkit

“Saya sudah sepakati dengan pak Kapolda bahwa ada patroli-patroli di daerah-daerah yang dianggap mislanya agak rawan atau ada potensi keamanan. Tapi tak ada yang terlalu meresahkan. NTB tidak akan terjadi seperti itu, insya Allah, kita doakan bersama,” tandasnya. (nas)