Meski Kembali Dibuka, ITDC Batasi Kendaraan Masuk Kawasan Pantai Kuta

Praya (Suara NTB) – Kawasan Pantai Kuta Desa Kuta Kecamatan Pujut Lombok Tengah (Loteng) kembali dibuka untuk kegiatan publik. Setelah sempat ditutup selama dua pekan lebih karena adanya kegiatan penataan di kawasan tersebut. Hal itu disampaikan Deputy Project Director Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), H. Adi Sujono, Jumat, 1 September 2017.

“Penutupan berlaku sampai Kamis, 31 Agustus 2017. Dan, sekarang kawasan Pantai Kuta sudah dibuka kembali,” tegasnya. Hanya saja, pihaknya masih membatasi kendaraan yang masuk ke kawasan Kuta. Karena penataan kawasan Pantai Kuta sebenarnya masih berlangsung.

Baca juga:  Proyek "Bypass" LIA - Kuta Gunakan Pinjaman Bank Dunia Rp1,4 Triliun

Ia menerangkan, secara umum proses pentaan kawasan Pantai Kuta masih berjalan. Mengingat, progressnya baru sekitar 80 persen. Sehingga meski sudah dibuka, tetap ada pembatasan. Khususnya untuk kendaraan yang masuk ke kawasan pantai.

Saat ini pihaknya tengah fokus menyelesaikan pembangunan taman serta penataaan beberapa bagian kawasan. Lantaran masih ada beberapa bagian kawasan pantai yang butuh penataan. Sampai pada akhirnya bisa dinyatanya benar-benar tuntas pada Bulan Desember mendatang.

Sementara itu, di hadapan warga Desa Kuta dan sekitarnya, Bupati Loteng, H.M. Suhali, FT., menyampaikan permohonan maaf kepada wisatawan atau masyarakat yang merasa terganggu dengan adanya penutupan kawasan Pantai Kuta tersebut. Penutupana itu sendiri bukan tanpa alasan. Itu semua dilakukan semata-mata demi mendukung proses penataan kawasan Pantai Kuta yang saat ini masih berjalan.

Baca juga:  Siapkan SDM untuk Mandalika, Loteng Usulkan Rp6,8 Triliun

Khawatirnya kalau kawasan Pantai Kuta tetap dibuka selama proses penataan, akan bisa mengganggu jalannya pekerjaan. Sehingga masyarakat dan wisatawan diharapkan bisa memahami hal tersebut. “Semua ini dilakukan demi mendukung kelancaran proses penataan yang sedang berlangusng,” tandas Suhaili. (kir)