Pemkab KLU dan LSM “Rebutan” Perbaiki Rumah Warga Miskin di Desa Sokong

Tanjung (Suara NTB) – Rehabilitasi pondok kediaman Lansia kurang mampu Amaq Sugianom, mendapat perhatian Pemkab Lombok Utara. Rabu, 30 Agustus 2017 atau dua hari setelah terpublikasi oleh media, Bupati Kabupaten Lombok Utara (KLU) Dr. H. Najmul Akhyar, langsung mengunjungi Amaq Sugianom dan istrinya, Inaq Nurnep.

Dalam kunjungan lapangan itu, Bupati yang ditemani Camat Tanjung, Kadis Sosial PPPA dan Kepala Inspektorat Lombok Utara memutuskan untuk memperbaiki kediaman lansia yang berdomisili di RT 3, Dusun Gumpang Geluk, Desa Sokong, Kecamatan Tanjung tersebut. Sayang, niatan Pemda tidak akan terwujud karena GR 10.000 yang turun bersama koran ini Senin, 28 Agustus 2017 ke lokasi itu, tetap bertekad merehabilitasi kediaman tersebut.

“Itu ditemukan oleh GR 10.000, bukan persoalan siapa yang bangun tapi paling tidak mereka dari Jubah (Jumat Berkah) Pemda konfirmasi ke GR,” cetus Ketua GR 10.000, Asmuni Bimbo, Rabu, 30 Agustus 2017.

Sekilas kekecewaan Bimbo dapat dimaklumi. Pasalnya pada Senin lalu, saat Suara NTB dan GR 10.000 turun ke lapangan, GR sudah sepakat bersama Inaq Nunep dan anaknya, Mariadi, untuk memulai membongkar pondok pada Jumat setelah lebaran Idul Adha. Tepatnya bagian dapur yang akan dibongkar.

Bimbo pada kesempatan yang sama juga memberi edukasi, agar Mariadi berkenan menggunakan sekitar 1.000 batu bata lama yang menganggur di sebelah kandang sapi, serta beberapa potong material bahan bangunan yang disimpan sejak lama.

“Kita sudah sepakat batako, kumpulkan bahan. Sekarang pun saya carikan dana untuk membelikan seng. Kalau tidak GR yang kerjakan dikiranya saya plin-plan, rusak nama GR kalau begini,” cetusnya lagi.

Ia berkomitmen rehab pondok Amaq Sugianom akan diselesaikan oleh GR 10.000. Sebaliknya ia menyayangkan tidak adanya konfirmasi dari Jubah Pemkab Lombok Utara atas cara kerja LSM yang membantu Pemkab atas persoalan rumah kumuh di masyarakat.

Terpisah, kepada wartawan saat mengunjungi kediaman Amaq Sugianom, Bupati KLU H. Najmul Akhyar menegaskan akan membantu rehabilitasi kediaman Amaq Sugianom dan istrinya. Sebelum itu, ia meminta agar Kepala Dusun Gumpang Geluk, memperjelas status lahan yang kini ditempati oleh pasangan lansia tersebut.

“Pemkab akan membantu merehab rumah Amaq Sugianom melalui jubah. Kadus saya minta perjelas status tanah yang sekarang ditempati agar bisa dibangunkan rumah. Selesai lebaran Idul Adha akan mulai dibantu,” demikian Bupati. (ari)