Warga Pesisir Ampenan Masih BAB Sembarangan

Mataram (suarantb.com) – Kebiasaan buang air besar (BAB) sembarangan di Kota Mataram masih ada. Salah satunya di kawasan pesisir Ampenan. Kebiasaan ini masih berlaku karena minimnya fasilitas dasar dalam hal ini MCK yang dimiliki warga setempat.

Salah seorang warga Lingkungan Melayu Bangsal, Kelurahan Ampenan Tengah, Nursinah kepada suarantb.com mengakui masih banyak warga yang BAB di pinggir pantai. Pada malam hari, biasanya mereka BAB di pinggir pantai, sedangkan pada siang hari mereka BAB di muara Sungai Jangkok. “Banyak yang ke sungai,” ujarnya.

Warga lainnya, Sahibudin mengatakan umumnya warga yang belum memiliki toilet yang BAB di pantai. “Kalau di sini ndak tahu namanya orang ramai, pokoknya tetap jongkok di tengah sungai,” kata dia.

Sihabudin mengeluhkan banyak warga yang tidak memiliki toilet atau MCK di rumah sendiri. Menurutnya bantuan pembangunan toilet oleh pemerintah hanya menyasar warga tertentu. Ia sendiri telah tiga kali mengajukan permohonan tapi belum ditanggapi.

Sementara itu Kepala Lingkungan Melayu Bangsal, M. Nur mengatakan warga yang BAB ke pantai bersifat insidentil. “Tapi kalau khusus untuk mereka ke sana, sudah tidak ada,” bantahnya.

Nur juga membantah kalau ada warga yang membutuhkan toilet tapi belum dipenuhi pemerintah. Kalau pun ada, itu karena warga bersangkutan tidak memiliki lahan untuk membangun toilet.

“Sepengetahuan saya, pantauan saya sebagai pelayan di lingkungan sini, rata-rata punya (toilet),” katanya. (mai)