Gagal Raih LIBAS, KONI NTB Diminta Jangan Cari Kambing Hitam

Mataram (suarantb.com) – Akibat kegagalan KONI NTB meraih target lima belas emas atau LIBAS, fraksi di DPRD NTB mengkritisi kinerja lembaga yang dipimpin Andy Hadiantor tersebut. Kritik ini disampaikan dalam rapat paripurna DPRD NTB, Jumat, 7 Oktober 2016.

Fraksi Partai Demokrat meminta KONI segera melakukan evaluasi pasca kegagalannya. Bahkan juru bicara sekaligus Ketua Fraksi Demokrat DPRD NTB, H. MNS Kasdiono meminta KONI jangan mencari kambing hitam atas kegagalannya.

“Kami dari Fraksi Demokrat meminta agar KONI NTB segera lakukan evaluasi. Jangan mengeluarkan pernyataan yang berkesan membela diri dan mencari kambing hitam,” kata Kasdiono.

Kasdiono juga menyebut peringkat NTB merosot. Dari peringkat 12 pada PON 2012 menjadi peringkat 14 di PON 2016. Padahal peringkat ini menjadi penentu penting kesuksesan kontingen berlaga di PON.

Seperti diberitakan harian Suara NTB tanggal 7 Oktober 2016, pihak KONI NTB mengakui kegagalan target Libas. Mereka beralasan sebagian dipicu oleh keberpihakan wasit pada tuan rumah. Sehingga di beberapa cabor, NTB gagal raih emas. Selain keberpihakan wasit, sikap tidak disiplin atlet juga mulai disebut-sebut menjadi penyebabnya.

Terkait janjinya untuk mundur, Andy Hadianto telah menegaskan rencana pengunduran dirinya akan diserahkan ke hasil rapat anggota pengurus KONI NTB. Hal itu dilakukannya karena masa jabatan Andy di kepengurusan KONI NTB berakhir tinggal hitungan bulan lagi. Selain itu, banyak pihak meminta Andy agar tidak mengundurkan diri lebih dini.

Alasan lainnya, Andy batal mengundurkan diri karena pihak KONI NTB dalam waktu dekat akan fokus persiapan atlet mengikuti PON Remaja. Menurut Andy yang harus dilakukan saat ini adalah menyiapkan atlet menghadapi PON Remaja di Semarang bulan Juni 2017.

Lanjut Andy, terkait pergantian pengurus KONI NTB akan dibahas dalam waktu dekat ini. Andy menginginkan rapat Anggota KONI  NTB bisa digelar akhir tahun 2016. Rapat Anggota KONI NTB nanti   sekaligus membahas persiapan NTB mengikuti PON Remaja dan pemilihan ketua umum KONI NTB yang baru.

“Saya berharap untuk agenda pemilihan Ketua KONI NTB  yang baru bisa digelar usai pelaksanaan PON Remaja,” harapnya. (ros/fan/kmb)