Balapan Liar, 12 Sepeda Motor Diamankan Polsek Ampenan di Lingkar Selatan

Mataram (suarantb.com) – Aksi balap liar di Mataram semakin mengkhawatirkan. Pasalnya, pelaku balap liar masih berusia belia. Kebanyakan pelakunya merupakan anak-anak yang masih duduk di bangku SMP maupun SMA.

Merasa perihatin dengan ulah remaja yang kerap melakukan balap liar, Polsek Ampenan melakukan operasi di Jalan Lingkar Selatan pada Sabtu malam kemarin. Hasilnya, sebanyak 12 sepeda motor yang tidak memiliki surat berhasil diamankan polisi.

Kapolsek Ampenan, Kompol R Sudjoko Aman, mengatakan akan melakukan razia rutin terhadap remaja-remaja yang melakukan balap liar di jalan, “Kita akan operasi rutin. Ini sekaligus pembinaan terhadap anak remaja untuk menghabiskan waktunya jangan dipakai untuk balap. Kedua, pengawasan orang tua terhadap anak juga harus betul-betul terkontrol,” ujarnya saat ditemui di Mapolsek Ampenan, Rabu,  28 September 2016.

Polisi juga akan melakukan pemeriksaan terkait kepemilikan maupun status kendaraan. Tidak hanya SIM dan STNK yang diperiksa polisi, namun juga BPKB. Hal tersebut guna meminimalisir kasus curanmor yang merugikan masyarakat.

“Nanti jangan sampai kalau ada motor curian yang kebetulan ada STNK di jok motor, bisa jadi STNK tersebut digunakan, sehingga polisi bisa terkelabui di situ kan. Saat inilah saya minta ditunjukan STNK sama BPKB. Kalau BPKB-nya dijaminkan di bank, saya minta rekomendasi dari pihak bank,” ungkapnya.

Sebanyak 12 motor yang telah dimodifikasi atau dipretel telah diamankan polisi. Sementara, remaja-remaja pelaku balap liar beserta orang tuanya diberikan pembinaan untuk tidak mengulangi aksi serupa. Orang tua diimbau untuk terus mengawasi buah hatinya, karena balap liar mengancam keselematan jiwa. (szr)