Hingga Agustus, 1.613 TKI NTB Dideportasi

Mataram (suarantb.com) – Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja  Disnakertrans NTB, H. Zaenal, B.Sc menyebutkan tahun 2014 ada 3000-an TKI asal NTB yang di deportasi. Tahun ini, hingga bulan Agustus 2016, jumlah TKI NTB  yang dideportasi  sudah mencapai 1613 orang.

“Selama ini dari pemerintah yang menangani permasalahan TKI berlomba lomba memberikan pelayanan terbaiknya. Dari yang berupa pengaduan sampai kepada TKI yang bermasalah,” kata Zaenal.

Ia menjelaskan upaya yang telah dilakukan meminimalisir persoalan TKI bermasalah adalah membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang khusus menangani permaslahan TKI. Satgas ini ada dua macam, ada Satgas TKI non prosedural dan Satgas TKI bermasalah.

“Kita sudah membentuk Satgas TKI NTB non prosedural melalui SK Gubernur.Tapi sekarang sudah disederhanakan menjadi SK Kepala Dinas,” katanya.

Satgas

non prosedural berfungsi untuk menangani TKI bermasalah sebelum diberangkatkan ke tempat kerja. Sementara  SatgasTKI bermasalah untuk menangani TKI yang dipulangkan ke daerah asal karena tersangkut persoalan.

Satgas ini terdiri dari enam unsur yaitu Disnakertrans, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Polda NTB, BP3TKI, dan Imigrasi.

Selain itu cara lain yang dilakukan pemerintah daerah adalah dengan mewajibkan PPTKIS yang membuka cabang di NTB untuk menyimpan uangnya sebesar Rp 100 juta. Hal itu digunakan  untuk antisipasi apabila cabang tersebut nantinya tidak konsisten dalam menjalankan kewajibannya.

“Salah satunya adalah kepala cabang yang mempunyai cabang di NTB diwajibkan menyimpan uangnya Rp 100 juta. Nanti apabila cabang itu tidak konsisten dalam mengurus TKI ya diambil dari dana itu,” paparnya. (ism)