HBY Masih Yakin Jagung Bawa Kesejahteraan

LAHAN JAGUNG - Fotografer R. Rudy Adhi Sasongko bersama stafnya, berpose dengan kamera foto udara di tengah hamparan lahan jagung di Desa Lanci, Kecamatan Mangalewa, Dompu, Minggu, 30 Desember 2018. (Sumber Foto : R. Rudy Adhi Sasongko)

Dompu (Suara NTB) – Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin (HBY) menyampaikan apresiasinya atas semangat petani Dompu dalam menanam jagung yang dinilainya dapat meningkatkan kesejahteraan mereka. Semangat petani ini harus dikawal pemerintah daerah melalui dinas teknis. Dengan memastikan ketersediaan kebutuhan pupuk dan obat-obatan lainnya.

Hal itu disampaikan H. Bambang M. Yasin kepada Suara NTB sesaat setelah meninjau tanaman jagung petani di Kecamatan Manggelewa, Selasa, 1 Januari 2019 lalu. Hamparan tanaman jagung petani yang sedang tumbuh subur. Kondisi ini hampir merata di seluruh wilayah tadah hujan.

Iklan

‘’Ini merupakan hamparan harapan rakyat Dompu. Saya minta dinas teknis untuk mengawal, jangan sampai ada masalah dan kita tidak hadir memberikan solusi,’’ pesan Bambang.

Ia pun menyampaikan, hamparan luas tanaman jagung di Kabupaten Dompu yang terus berkembang menunjukan bahwa petani jagung sudah mandiri. Namun perluasan area tanam ini harus diikuti dengan peningkatan produktivitas agar lahan tutupan negara tidak dijadikan ladang jagung. Termasuk mengupayakan industri pengolahan hasil dalam daerah, sehingga harga jagung tetap stabil.

Areal tanaman jagung masa tanam musim hujan Oktober 2018 – Maret 2019 di Kabupaten Dompu ditargetkan seluas 76.689 ha. Hingga 31 Desember 2018, realisasi luas area tanaman jagung berdasarkan data di Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu baru mencapai 33.161 ha.

Kendati belum setengahnya dari target luas area tanam, pada Januari – Maret 2019 target tersebut diharapkan bisa dipenuhi. Sebab, potensi lahannya mencapai 82.934 ha berdasarkan pembagian status lahan di Kabupaten Dompu. Diantaranya, lahan sawah irigasi seluas 17.490 ha, sawah tadah hujan seluas 25.906 ha, serta lahan bukan sawah 129.969 ha. Luas dataran Kabupaten Dompu 233.455 ha dan 120.728 ha (51,93 %) diantaranya lahan di luar kawasan hutan.

Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu, Ilham, SP yang dihubungi, Rabu, 2 Januari 2019 kemarin mengungkapkan, komitmen pihaknya untuk mendampingi petani dalam budidaya tanaman palawija dan jagung. Keluhan soal keterbatasan pupuk juga sudah diantisipasi dengan mengupayakan pupuk subsidi lebih banyak dari tahun – tahun sebelumnya.

‘’Alokasi pupuk subsidi kita tahun (2019) ini sama seperti tahun (2018) lalu. Ada 16 ribu lebih ton alokasi pupuk untuk Dompu,’’ sebut Ilham. (ula)