Hasil Validasi BKN, Pelamar SKB CPNS Pemprov NTB Bertambah

Kepala BKD NTB, H. Fathurahman (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Hasil validasi yang dilakukan Badan Kepegawaian Negara (BKN), jumlah pelamar CPNS Pemprov NTB yang berhak ikut Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) bertambah menjadi 823 orang. Semula, hasil validasi internal Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, pelamar yang berhak ikut SKB sebanyak 813 orang.

‘’Hasil validasi BKN menjadi 823 orang,’’ sebut Kepala BKD NTB, Drs. H. Fathurahman, M. Si dikonfirmasi Suara NTB, Minggu, 2 Desember 2018.

Iklan

Sebelumnya, validasi dan analisa data sementara yang dilakukan internal   BKD NTB, hanya 813 pelamar yang berhak mengikuti tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS Pemprov NTB 2018. Pelamar CPNS Pemprov yang  lulus passing grade sebanyak 114 orang sesuai Permenpan 37/2018.

Setelah dilakukan perankingan 3 besar sesuai dengan formasi jabatan dan kualifikasi pendidikan serta lokasi yang dilamar hanya 108 orang yang berhak ke tahap tes  SKB. Ada enam orang yang tidak lolos ke tahap SKB meskipun telah memenuhi passing grade.

Sedangkan perankingan yang dilakukan sesuai Permenpan 61/2018 nilai skor 255 ke atas sebanyak 1.868 orang. Tetapi setelah perankingan 3 besar, jumlahnya sebanyak  705 orang sesuai formasi jabatan dan kualifikasi pendidikan serta lokasi yang dilamar.

Sehingga jumlah pelamar yang berhak mengikuti tahap SKB sebanyak 813 orang. Formasi yang terisi setelah validasi data sesuai Permenpan 37/2018 dan Permenpan 61/2018 sebanyak 378 dari 433 formasi untuk Pemprov NTB.

Ada 75 formasi yang  tidak terisi atau lowong karena tidak ada pelamar dan tidak ada yang memenuhi passing grade sesuai ketentuan Permenpan 61/2018. Sebanyak 75 formasi lowong tersebut  terdiri dari tenaga kesehatan 45 formasi.

Terbanyak adalah dokter spesialis ahli pertama 42 orang. Sisanya nutrisionis ahli pertama, teknisi elektromedis terampil dan teknisi transfusi darah.

Terkait pelaksanaan tes, Fathurahman mengatakan direncanakan, pelaksanaan tes SKB CPNS untuk NTB mulai 4-12 Desember 2018.  Lokasinya untuk Pemprov NTB, Kota Mataram, Lombok Tengah, Lombok Barat dan Lombok Utara di Grand Imperial Ballroom. Sedangkan kabupaten/kota lainnya di daerah masing-masing.

Untuk menghadapi pelaksanaan tes SKB, kata Fathurahman  peserta diharapkan melihat kisi-kisi test  yang ada di laman bkd.go.id. Dan  terpenting adalah memahami hal-hal tersebut.

Peserta diharapkan memahami jabatan yang dilamar. Terdapat dua jenis jabatan atau formasi yang nantinya mempengaruhi jenis soal yang akan diujikan pada ujian SKB. Kedua jenis jabatan tersebut yaitu Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) dan Jabatan Pelaksana (JP).

Kemudian peserta menentukan jenis jabatan yang dilamar JFT atau bukan. Peserta harus tahu jabatan yang dilamar. Apakah termasuk JFT atau bukan. Yang termasuk dalam jenis JFT antara lain profesi seperti guru, dokter, apoteker dan lainnya.

“Peserta yang melamar jenis JP harus mempelajari jenis tugas yang ada pada jabatan itu,” katanya.

Beberapa profesi yang termasuk dalam Jabatan Pelaksana (JP) di antaranya Analis Kerja Sama, Analis Akuntabilitas Kinerja, dan lainnya. Fathurahman mengatakan peserta bisa membaca Permenpan RB nomor 25 tahun 2016 tentang Nomenklatur JP. (nas)