Hasil Tes Labfor Denpasar, Ada Methamphetamine dalam Tubuh Reza


Mataram (suarantb.com) – Hasil pemeriksaan yang dilakukan di Laboratorium Forensik (Labfor) RS Bhayangkara Denpasar menyatakan, Reza Artamevia positif menggunakan methamphetamine. Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda NTB, AKBP Tri Budi Pangastuti, Rabu 7 September 2016.

“Waktu dites sempel darah dan urine yang diambil pada tanggal 31 Agustus 2016, dan diperiksa pada hari yang sama, dengan hasil Richard Nyotokusumo, Davina Noviyanti Khulosah, dan Yuti Yustini negatif narkotika dan psikotropika, sedangkan Reza Artamevia positif methamphetamine,” ujar Tri Budi di ruang Humas Polda NTB.

Iklan

Namun anehnya, keempatnya dinyatakan negatif mengonsumsi narkoba oleh BNN Provinsi NTB. Berdasarkan hasil assessment BNNP NTB, keempatnya hanya dikategorikan coba-coba pakai dan diberikan rehabilitasi jalan.

Sementara terkait Standard Operational Procedure (SOP) dalam pemberian rehabilitasi, menurut Tri Budi Polda NTB telah melalui standar yang ditentukan dalam SOP.

“Kita koordinasikan ke BNN dengan ketentuan-ketentuan jumlah kadar dari hasil tes urine atau cek darah yang dapat untuk direhabilitasi. Setelah koordinasi, kita lakukan penyerahan dengan administrasi yang melengkapi,” jelasnya.

Saat ini, keputusan rehabilitasi yang diberikan terhadap Reza memicu kontroversi. Pasalnya, hasil tes darah dan urine di Denpasar berbeda dengan hasil assessment BNNP NTB yang menyatakan Reza negatif. Publik juga mempertanyakan dasar pemberian rehabilitasi terhadap keempat artis Parfi tersebut yang dilakukan tanpa melalui permohonan pada pengadilan. (szr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here