Hasil Tes Cepat Positif, 32 Anggota Jemaah Tabligh Dikarantina

Ilustrasi Rapid Test Covid-19 (Shape Magazine)

Praya (Suara NTB) – Sebanyak 32 jemaah tabligh asal Lombok Tengah (Loteng) yang sempat mengikuti Ijtima’ ulama Internasional di Gowa Sulawesi Selatan, Rabu, 15 April 2020 mulai menjalani proses karantina di eks gedung Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKAD). Karantina ini dilakukan setelah hasil rapid test (tes cepat) yang dilakukan menunjukkan hasil reaktif atau positif.

‘’Namun untuk memastikan, para jemaah tabligh tersebut terpapar virus Corona atau tidak, akan dilakukan uji swab tenggorokan. Uji swab kita rencanakan pada Kamis besok (hari ini, red),” sebut Kabag Humas dan Protokol Setda Loteng, Drs. H.L.Herdan, M.Si., Rabu, 15 April 2020.

Iklan

Meski demikian, ujarnya, apapun hasil uji swab para jemaah tabligh ini tetap harus menjalani proses karantina. Langkah tersebut dilakukan untuk antisipasi dan memutus mata rantai penyebaran virus Corona yang saat ini sudah begitu luas di daerah ini.

Ia menjelaskan, total ada 101 jemaah tabligh eks Gowa yang menjalani tes cepat oleh Satgas Virus Corona Loteng. Namun hanya 32 orang saja yang menunjukkan gejala terpapar virus Corona. Mereka berasal dari Kecamatan Batukliang Utara (BKU), Batukliang, Pringgarata, Jonggat, Praya, Praya Tengah serta Kecamatan Praya Barat Daya, sehingga diputuskan untuk menjalani proses karantina selama 14 hari ke depan.

Selama proses karantina, para jemaah tabligh tersebut akan diawasi secara ketat oleh tenaga medis yang ada. Sementara seluruh kebutuhan selama menjalani proses karantina pun sudah dipersiapkan oleh pemerintah. Para jemaah tersebut baru akan diizinkan pulang setelah dinyatakan benar-benar sehat dan bisa melewati proses karantina secara aman.

Lebih lanjut, Herdan mengatakan, semula tempat karantina para jemaah tabligh tersebut di gedung SMPN 5 Batukliang, tapi karena pertimbangan lokasi yang cukup jauh, sehingga diputuskan di eks gedung BPKAD Loteng yang berada di lingkungan eks kantor Bupati Loteng supaya lebih mudah diawasi serta lebih dengan dengan fasilitas kesehatan. (kir)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional