Hasil Tes Belasan Petugas Medis Negatif

Petugas medis di Lobar yang menjalani rapid test akhir pekan lalu. (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Belasan tenaga medis di Rumah Sakit Awet Muda (RSAM) dan salah satu klinik di Narmada yang kontak dengan pasien positif Corona dari Lombok Tengah (Loteng) tidak diisolasi atau dikarantina. Pasalnya hasil rapid test, belasan tenaga medis itu dinyatakan negatif Covid-19. Namun demikian, Dinas Kesehatan (Dikes) telah mengimbau kepada pihak klinik agar sementara waktu untuk tidak beroperasi, pasalnya setelah adanya pasien positif yang berobat tanpa diketahui riwayat perjalanannya.

Kabid Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan pada Dikes Lobar Ahmad Taufiq Fathoni mengatakan tenaga medis yang kontak dengan pasien positif Corona tidak dikarantina. “Mereka tidak dikarantina, karena mereka pakai APD saat penanganan,” jelasnya, Senin, 6 April 2020.

Iklan

Pertimbangan tidak dikarantina karena kondisi pasien negatif mengacu hasil rapid test. Selain itu saat penanganan pasien petugas medis menggunakan alat pelindung diri (APD). Kalau semua diisolasi maka tidak ada tenaga medis yang akan bertugas di RSAM.

Begitu pula petugas medis di salah satu klinik juga tidak dikarantina. Namun pihaknya sudah meminta klinik untuk tutup sementara waktu. Pihaknya berharap agar pihak klinik mengikuti imbauan dari dinas. Pihaknya memastikan kondisi tenaga medis aman, karena saat penanganan mereka memakai APD.

Sementara itu, Sekretaris Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang juga Sekda Lobar Dr. H. Baehaqi menyatakan terkait hasil rapid test petugas medis di Narmada sejauh ini sudah keluar hasilnya dan hasilnya negatif. “Itu akan dilaporkan ke provinsi. Nanti provinsi yang umumkan juga,”ujar Sekda. (her)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional