Hasil Pansel Eselon II Jadi Sorotan, Bupati Diminta Profesional Pilih Kepala OPD

Para pejabat yang mengikuti tes seleksi jabatan kepala OPD. (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) -Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid sudah mengantongi rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Nagara (KASN) terkait hasil Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Terdapat sembilan nama yang diusulkan oleh Pansel kepada KASN dengan masing-masing jabatan terdapat tiga nama yang diusulkan.

Direktur Lembaga Kajian Masyarakat (LKM) Rinjani, Pahrizal Iqrom meminta agar Bupati Lobar tetap profesional, karena mutasi dilakukan dalam rangka mengoptimalkan mesin birokrasi melalui aparatur yang profesional dan berpengalaman. Menurut dia, harus ada koneksi dan korelasi antara jabatan keahlian yang dimiliki. “Mutasi dilakukan dalam rangka mengoptimalkan mesin birokrasi melalui aparatur yang profesional dan berpengalaman,” terangnya Minggu, 27 Desember 2020.

Bagaimana hasil dan pelaksananaan pansel, Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid mengatakan, itu tugas Pansel. “Tanya pansel, jangan tanya saya, pokoknya nomor satu yang akan saya pilih,” tegas Bupati singkat. Sementara itu, Sekertaris Pansel Dr Muazar Habibi mengatakan, masalah nama atau tiga besar yang sudah diusulkan, tidak perlu diperdebatkan. Tidak perlu dibuat menjadi polemik, karena mereka belum dilantik, nanti kalau sudah dilantik, baru dipertanyakan kepada Bupati. Karena Bupati memiliki hak prerogatif untuk memilih salah satu dari tiga nama yang sudah direkomendasikan oleh KASN, sesuai usulan dari Pansel. “Tiga besar ini sudah memenuhi kualifikasi, mereka bertiga layak menjadi kepala SKPD, tetapi yang dipilih oleh Bupati hanya satu orang,” jelasnya.

Siapapun yang dilantik, silahkan tanyakan ke Bupati karena dia (Bupati) yang mempunyai alasan untuk memilih salah satu dari tiga nama yang sudah diusulkan dan direkomendasikan oleh KASN untuk dilantik sebagai kepala dinas. Pansel sudah bekerja sesuai dengan aturan, tugas Pansel dalam penentuan pejabat, hanya memberikan rekomendasi yang diberikan kepada Bupati, kemudian Bupati bersurat ke KASN. KASN menjawab surat Bupati dalam bentuk format yang seperti tertuang dalam SK rekomendasi. “Kita tidak pernah tahu siapa yang akan dipilih oleh Bupati dari tiga nama tersebut, semuanya memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih oleh Bupati dan Bupati hanya akan memilih satu nama,” jelasnya.

Untuk diketahui, masing-masing nama yang lolos tiga besar untuk jabatan staf ahli bidang Pemerintahan, Politik, Hukum. Berdasarkan SK rekomendasi dari KASN yang diterima panitia Seleksi JPTP Lombok Barat tiga nama yang diusulkan dan sudah direkomendasikan oleh KASN yaitu H. Bahruddin Basya. Ahmad Nuralam dan I Gusti Bagus Krisnu Darma. Sedangkan untuk jabatan Dinas Pemberdayaan Masyakarat Desa (PMD) tiga nama yang diusulkan yaitu Hery Ramadhan. H Lalu. Mohammad Hakam dan Syahrudin. Sedangkan pada Jabatan Kepala BKPSDM Lobar tiga nama yang di usulkan dan sudah ada rekomendasi dari KASN yaitu Syahrudin, Hery Ramadhan dan H. Lalu Mohammad Hakam. (her)