Hasil AN Diharap Bisa Tingkatkan Kualitas Hasil Belajar

Siswa dan guru SMPN 3 Mataram saat mengikuti simulasi asesmen nasional.(Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – SMPN 3 Mataram mengharapkan hasil asesmen nasional bisa meningkatkan kualitas hasil belajar sekolah. Hasil pemetaan dari asesmen nasional itu dianggap bisa sebagai refleksi diri pihak sekolah.

Kepala SMPN 3 Mataram, Suherman mengatakan, pihaknya mengharapkan hasil asesmen nasional nanti bisa diperoleh peningkatan kualitas hasil belajar sebagai refleksi diri untuk melakukan upaya lanjutan dalam progress belajar siswa. Selain itu, hasil asesmen nasional nantinya bisa sebagai acuan keberhasilan mengajar guru. Dengan demikian diharapkan adanya sebuah kemajuan hasil belajar yang signifikan, yang berimplikasi perbaikan program capaian belajar yang disiapkan oleh guru dan sekolah.

Iklan

“Maka indikator untuk peningkatan mutu sekolah akan semakin tampak jelas dari hasil pemetaan tersebut,” ujar Suherman pada Jumat, 10 September 2021.

Sementara itu, terkait persiapan pihak sekolah untuk asesmen nasional, menurut Suherman, pihaknya telah melakukan persiapan sejak seminggu yang lalu. Dan sudah dilakukan simulasi sebanyak 45 siswa dan guru dibagi dalam dua sif. Laptop yang dibutuhkan sebanyak 23 unit untuk bisa melaksanakan kegiatan asesmen nasional berbasis komputer dua sif tersebut.

“Kami sudah membentuk panitia kepengawasan dan tiga  proktor yang akan menyelenggarakan uji coba pertama gelombang kedua tanggal 15 september 2021 mendatang. Sebelum pelaksanaan juga sudah dilaksanakan pelatihan penggunaan komputer, selain persiapan materi mengingatkan limit waktu pengerjaan soal,” jelas Suherman.

Komponen asesmen nasional terdiri dari Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), survei karakter, dan survei lingkungan belajar. Untuk AKM terdiri dari literasi dan numerasi. Survei karakter terdiri dari enam sub topik yang akan disurvei. Diharapkan dari hasil survei karakter akan keluar sebuah paradigma profil pelajar yang disebut profil pelajar Pancasila. Sementara, survei lingkungan belajar, berupa survei kondisi belajar, metode belajar, dan lainnya.

Hasil asesmen tidak menjadi syarat lulus seperti ujian nasional sebelumnya. Asesmen nasional diperuntukkan untuk pemetaan pendidikan, pemetaan kualitas pembelajaran, pemetaan mutu yang tersebar di seluruh Indonesia. Nantinya akan menjadi salah satu referensi melakukan kebijakan layanan pendidikan di Indonesia pada tahun berikutnya.

Terkait asesmen nasional, semua sekolah wajib ikut, baik sekolah negeri maupun swasta. Sementara yang akan dipilih acak yaitu siswa sebagai peserta asesmen, bila sekolah memiliki jumlah siswa kelas XI lebih dari 45 orang. Namun, bila suatu sekolah jumlah siswanya 45 orang  atau kurang dari 45 orang, maka semua siswa akan diikutkan dalam asesmen nasional. (ron)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional