Harus Terus Dilakukan

Mataram (suarantb.com)
Wakil Ketua Komis V DPRD NTB, H. MNS. Kasdiono  SH mengatakan keikutsertaan NTB di PON XIX di Jabar, September 2016 mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Hal itu bisa dilihat dari dukungan anggaran dari Pemprov NTB mencapai  Rp 22 Miliar lewat APBD NTB 2016.

Jumlah itu cukup besar bila dibandingkan dukungan anggaran saat keikutsertaan NTB di PON-PON sebelumnya yang nilainya tidak lebih dari Rp 5 Miliar.

Iklan

Menurut Kasdiono, dukungan Pemprov NTB terhadap peningkatan anggaran olahraga itu  cukup beralasan yakni untuk peningkatan prestasi olahraga NTB di PON Jabar 2016. Maklum  pemerintah memberikan target tinggi di PON 2016 yakni 15 emas.

“PON 2016 adalah PON yang sangat menentukan. Kepercayaan pemerintah sudah memuncak. Pemerintah menganggarkan Rp 22 Miliar di APBD murni tahun 2016,” ucap Kasdiono ketika diwawancara Suara NTB di Mataram, belum lama ini.

Dikatakan Kasdiono, dukungan anggaran olahraga di PON Jabar 2016 bisa dikatakan  jumlah yang paling besar yang dianggarkan Pemprov NTB. Ini cukup wajar karena target NTB di PON Jabar 2016 cukup besar yakni 15 emas.

Lanjutnya, pada PON Riau 2012 lalu, dukungan anggaran dari APBD murni tahun 2012 katanya tidak lebih dari Rp 5 Miliar. Namun dengan bekal tersebut, NTB sukses menyumbang 11 emas, yakni melampaui target 10 emas yang ditargetkan Pemprov NTB di PON 2012.

Dalam hal ini dia ingin mengingatkan kepada seluruh pelaku olahraga di NTB baik itu KONI, cabor, atlet dan pelatih untuk  menjaga kepercayaan pemerintah  NTB.  Caranya yakni kontingen PON NTB harus mempersiapkan diri dengan baik menghadapi PON Jabar 2016. Sehingga apa yang ditargetkan NTB  di PON Jabar 2016 bisa tetap dicapai.

  Jaksa dan Pembela Nuril Desak MA Kirim Salinan Putusan

Dijelaskannya, pihaknya tidak pernah meragukan kemampuan kontingen NTB, bahkan Kasdiono percaya NTB bisa meraih lebih dari 15 emas di PON 2016. Namun untuk memaksimalkan potensi atlet dia mengajak semua pihak untuk tetap menjaga kebersamaan dan kekompakan selama persiapan PON.

Menurutnya pendekatan humanistik  harus diutamakan, karena dengan cara itulah yang bisa melahirkan kekuatan kontingen NTB yang dahsyat dalam menghadapi PON 2016. (fan)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here