Harian ‘’Suara NTB’’ Raih Penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka 2021

Penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka yang diraih Harian Suara NTB.(Suara NTB/ist)

Jakarta (Suara NTB) – Harian Suara NTB meraih penghargaan tertinggi di bidang perpustakaan, yakni Nugra Jasa Dharma Pustaloka 2021 dari Perpustakaan Nasional, Selasa, 14 September 2021. Penyerahan penghargaan yang dilakukan secara virtual, bersamaan dengan Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca yang diperingati setiap tanggal 14 September.

Penetapan Harian Suara NTB meraih penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka ini didasari Surat Keputusan (SK) Kepala Perpustakaan Nasional Nomor 186 Tahun 2021 tanggal 3 September 2021.

Iklan

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB Julmansyah, S.Hut., M.A.P., menjelaskan, pemberian penghargaan pada Harian Suara NTB ini, karena aktif mengangkat pemberitaan tentang perpustakaan serta kegiatan pembudayan kegemaran membaca yang berdampak positif bagi perkembangan perpustakaan serta pencerdasan dan kesejahteraan masyarakat yang ada di NTB. Penganugerahan ini dilakukan setiap tahun memberikan pada para pegiat literasi di Indonesia.

Pada momentum ini, tambahnya, telah disampaikan pemenang perpustakaan desa/kelurahan, perpustakan sekolah tingkat nasional 2021. Ini cara perpustakaan memberikan tempat pada para penggerak literasi, garda terdepan mencerdaskan kehidupan bangsa. ‘’Semoga ini dapat menjadi pemicu segenap media massa untuk terus mengabarkan terkait dengan literasi,’’ harapnya.

Selain itu, frekuensi atau jumlah karya tulis atau artikel yang terkait tentang perpustakaan,

gerakan kegemaran membaca yang dimuat dan dipublikasikan selama 3 tahun terakhir  cukup banyak. Bahkan, persyaratan lain yang menjadi indikator penilaian, pengelolaan dan pengembangan sistem akses hasil pemberitaan atau peliputan bisa dibuktikan secara tertulis atau bentuk media lain, seperti berita online.

‘’Tidak hanya itu, jangkauan penyebaran media yang memuat informasi tentang perpustakaan dan

kegemaran membaca dibuktikan secara tertulis atau bentuk media lain. Termasuk bisa menyerahkan data pendukung untuk evaluasi dalam bentuk dokumen tercetak atau elektronik, tertulis atau gambar/foto/video yang dibutuhkan oleh tim penilai dari pusat,’’ tambahnya.

Pihaknya sadar dalam membangun gerakan literasi yang kemudian membangun budaya baca gilirannya akan meningkatkan kemampuan berkarya masyarakat. Untuk itu, butuh kolaborasi banyak pihak, termasuk media massa. ‘’Mudah-mudahan ke depan kita akan terus membangun kemitraan dan kolaborasi dengan banyak pihak untuk mendorong indeks literasi masyarakat NTB,’’ harapnya.

Pada bagian lain, Perpustakaan Desa Kadindi, Kabupaten Dompu terpilih menjadi Harapan I Perpustakaan Desa/Kelurahan tingkat nasional. Menurutnya, jarak 150 Km dari ibukota kabupaten, desa yang berada di lembah Gunung Tambora, mampu menunjukkan jati dirinya di level nasional.

Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando dalam sambutannya memandang pentingnya peran perpustakaan di masa pandemi Covid-19. Bahkan, dalam beberapa tahun terakhir ini, peran pemerintah daerah, yakni gubernur/bupati/walikota semakin berpihak pada kebijakan pengembangan perpustakaan.  Terlebih setelah diserahkannya urusan masalah perpustakaan ke daerah yang merupakan bagian dari otonomi daerah.  (ham)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional