Hari Raya Idul Fitri, Bupati Lotim Ingatkan Masyarakat Tak Gelar Halal Bihalal

H. M. Sukiman Azmy. (Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Pandemi virus Corona (Covid-19) pada bulan Ramadhan tahun kedua ini mengizinkan masyarakat untuk menggelar Salat Idul Fitri berjamaah di masjid pada Ramadhan 1442 Hijriyah. Kebijakan ini berbeda dengan tahun lalu yang melarang aktivitas tersebut ditiadakan. Hanya saja, Bupati Lombok Timur (Lotim), Drs. H. M. Sukiman Azmy, M.M., mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak menggelar halal bihalal di masjid ataupun di tempat-tempat tertentu.

 Bupati mengaku bersyukur di tahun kedua virus Corona ini, pelaksanaan Salat Idul Fitri diizinkan untuk dilaksanakan di masjid di samping masih diberlakukannya larangan untuk mengumpulkan orang dalam jumlah banyak. Akan tetapi usai dilaksanakannya Salat Idul Fitri di masjid, jemaah diimbau untuk langsung pulang dan tidak bersalam-salaman.

Iklan

“Jangan ada yang salam salaman baik di masjid maupun di tempat-tempat tertentu. Mari kita bersilaturrahim dengan keluarga masing-masing,” ujarnya mengingatkan.

Termasuk kegiatan halal bihalal atau open house yang semula rutin dilaksanakan di Pendopo Bupati, kembali ditiadakan untuk tahun ini dalam upaya menghindari terjadinya penyebaran virus Corona. “Open house di Pendopo juga terpaksa kita tiadakan,” tegasnya.

Mantan Dandim 1615 Lotim ini membeberkan data kasus Covid-19 di Kabupaten Lotim per tanggal 3 Mei 2021, yaitu total yang terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 1.417 orang, sembuh 1.348 orang, masih isolasi 22 orang dan meninggal dunia, 47 orang. Dari data tersebut, bupati menilai penanganan Covid-19 di Kabupaten Lotim cukup baik.

“Alhamdulillah dari 1,3 juta jiwa penduduk kita di Lotim. Yang masih terpapar Covid-19 tersisa 22 orang. Ini semua tidak terlepas dari sinergitas yang terbangun dengan baik “ungkap bupati.

Termasuk proses vaksinasi berjalan lancar sebagaimana  mestinya. Mulai dari vaksinasi unsur Forkopimda, tenaga kesehatan, tenaga honorer dan terakhir vaksinasi terhadap masyarakat lanjut usia (lansia). Kendati demikian, bupati mengingat supaya masyarakat tetap konsisten untuk menerapkan protokol kesehatan. (yon)

Advertisement ucapan idul fitri Jasa Pembuatan Website Profesional