Hari Pertama Operasi Patuh Gatarin 2020, Pelanggaran Helm Mendominasi

Pemeriksaan kendaraan pada hari pertama Operasi Patuh Gatarin 2020 di Jalan Langko, Ampenan, Mataram.(Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Razia lalu lintas Operasi Patuh Gatarin 2020 langsung bergerak memberi sanksi 536 pengendara lalu lintas. Pelanggaran paling banyak yakni pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm. Pelanggaran ini masih menjadi pekerjaan rumah.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto menjelaskan bahwa tindakan pencegahan masih dikedepankan. “Dari total pelanggaran itu yang disanksi tilang hanya 243 kasus. Sisanya, 293 pelanggar disanksi teguran saja,” ucapnya, Jumat, 24 Juli 2020. Data tersebut merupakan rangkuman Operasi Patuh Gatarin 2020 pada hari pertama pelaksanaan. Pelanggaran paling tinggi yakni pengendara yang tidak memakai helm sebanyak 137 kasus, pengendara di bawah umur tujuh kasus, pengendara memakai ponsel saat berkendara tiga kasus, dan melawan arus sembilan kasus.

Iklan

“Kita mencatat ada kejadian empat kecelakan. Masing-masing satu kasus di wilayah hukum Polresta Mataram, Polres Lombok Utara, Polres Lombok Tengah, dan Polres Dompu,” sebutnya. Dari jumlah empat kecelakan itu, sambung Artanto, tidak ada yang menimbulkan akibat fatal. Melainkan hanya enam korban yang menderita luka ringan, serta kerugian material Rp2,5 juta. “Kecelakaan menonjol masih nihil,” ucapnya.

Razia lalu lintas, kata dia, menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Yakni petugas dibekali pelindung wajah, masker, dan mekanisme pemeriksaan kendaraan dengan pengaturan jarak. Terpisah, Kasatlantas Polresta Mataram AKP Raditya Suharta menjelaskan, pihaknya menemukan para pengendara yang masih abai terhadap protokol kesehatan. “Kita temukan pengendara tidak memakai masker. Kita beri teguran, dan imbauan,” terangnya.

Pada hari pertama dan kedua Operasi Patuh, Satlantas Polresta Mataram menindak 261 pelanggar lalu lintas. 101 pelanggar disanksi tilang, dan 160 pelanggar disanksi teguran. “Pelanggaran paling banyak pengendara tidak memakai helm, sisanya tidak memakai sabuk pengaman,” pungkasnya. (why)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional