Hari Pertama Kerja, Wabup KSB Langsung Gelar Rakor

Wabup KSB, Fud Syaifuddin didampingi Asisten Perekonomian Pembangunan Setda KSB, Amar Nurmansyah saat memimpin rakor, Senin, 7 Desember 2020.(Suara NTB/ist)

Taliwang (Suara NTB) – Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Fud Syaifuddin, Senin, 7 Desember 2020 , resmi kembali bekerja. Masuk dihari pertama pasca libur kampanye, orang nomor dua di KSB ini langsung menggelar rapat koordinasi (Rakor).

Rakor yang dilaksanakan di ruang rapat kantor bupati KSB itu dihadiri seluruh kepada SKPD hingga para camat. Wabup sengaja mengumpulkan seluruh pejabat untuk mendengar berbagai progres jalannya program pemerintah saat ini. “Kami kan libur 2 bulan lebih. Jadi perlu mengetahui apa saja yang sudah dijalankan OPD sepeninggal kami selama cuti kampanye,” terang Wabup kepada wartawan usai memimpin Rakor.

Iklan

Menurut Wabup, ada beberapa hal penting yang sempat ditanyakan kepada seluruh kepala OPD. Mulai dari program kerja masing-masing, realisasi anggaran hingga kondisi kepegawaian. “Realisasi program dan anggaran paling penting. Soalnya sekarang jelang akhit tahun. Kita harus pastikan semua bisa capai target maksimal,” tegasnya.

Ia menyatakan, dari pemaparan tiap-tiap OPD bahwa pelaksanaan program kerjanya berjalan maksimal. Dan Fud mengaku, dirinya tetap mengingatkan agar OPD menggenjot kinerjanya sebelum tutup tahun anggaran. “Ada beberapa yang belum maksimal. Saya sudah minta OPD mengejarnya karena sekarang bulan terakhir,” cetusnya.

Selain soal realisais program dan anggaran, Fud mengaku, dalam kesempatan Rakor itu dirinya mengingatkan kepada para ASN (aparatur sipil negara) untuk menjaga netralitas serta kondusifitas daerah. Terutama di masa-masa tenang jelang pemungutan suara Pilkada serentak. “Saya bilang ke semua kepala OPD jangan membuat jalannya Pilkada ini tercoreng. Sebentar lagi kita akan lalui, jadi tetap jaga netralitas,” tegasnya seraya menambahkan dirinya mengapresiasi BKPDSDM yang dengan sigap telah menindaklanjuti tiap sanksi yang direkomendasi KASN bagi pegawai yang melanggar selama tahapan Pilkada ini.

“Saya tadi dapat laporan dari BKPSDM. Dan memang harus seperti itu (memberi sanksi ASN yang melanggar). Karena kan jelas, ASN itu harus netral,” tandas Wabup.

Pada bagian lain, Wabup selanjutnya menyitir mengenai kondisi kesehatannya. Ia menjelaskan, sebelum aktif kembali dirimya telah menjalani tes swab untuk memastikan diri bebas dari paparan Covid-19. “Alhdulillah saya bisa masuk hari ini karena hasil swab saya dinyatakan negatif. Dan pesan saya, kepada masyarakat tetap jaga kesehatan. Patuhi protokol pencegahan Covid-19 karena virua itu masih ada di tengah-tengah kota,” demikian Wabup. (bug)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional