Hari Ini, Tes SKD CPNS di Lobar

Tim Pemda Lobar menyiapkan ruangan aula sebagai lokasi pelaksanaan tes SKD CPNS. Tes SKD dimulai Rabu ini.(suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Rabu, 5 Februari 2020 ini Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS di Lombok Barat (Lobar) digelar. Tes yang digelar di Aula kantor Bupati Lobar ini akan diikuti 3.879 peserta dan memperebutkan 197 Formasi. Peserta yang ikut tes diwajibkan membawa persyaratan kartu peserta tes dan KTP. Jika syarat ini tidak dibawa maka peserta tidak diberikan toleransi dan tidak boleh mengikuti tes, sehingga bisa berpotensi gugur sebelum ikut tes.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan SDM (BKD dan PSDM) Lobar, Suparlan, S.Sos., Selasa, 4 Februari 2020 tes hari pertama ini dibagi menjadi lima sesi dan dibuka Sekda Lobar Dr. H. Baehaqi. Untuk mempersiapkan tes ini, Pemda Lobar sudah mengadakan rapat pemantapan mengevaluasi persiapan pelaksanaan tes SKD. Rapat dipimpin oleh sekda ini membahas beberapa persoalan krusial yang kemungkinan bisa terjadi saat tes dan persiapan tes tersebut. Pada tes CPNS ini melibatkan Dinas Kominfo, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Bagian Umum Setda Lobar dan kepolisian.

Iklan

Untuk kesiapan sarana prasarana, jelas dia, pihaknya sudah memasang 4 unit CCTV. Termasuk menyiapkan tempat parkir di bagian utara bagi peserta yang ikut tes. Untuk penanganan parkir Dinas Perhubungan yang bertanggung jawab dan Satpol PP. Terkait antisipasi listrik padam saat pelaksanaan tes, pihaknya sudah bersurat ke PLN. Namun, kalau terjadi lampu padam, pihaknya sudah menyiapkan genset. “Ketika lampu mati, otomatis mesin genset hidup,”jelas dia.

Menyangkut sinyal telekomunikasi lanjut dia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kominfo.  Sedangkan terkait kesiapan perangkat komputer dan laptop juga sudah disiapkan. Pihaknya menyiapkan 110 unit komputer, di mana setiap sesi ada 100 orang.  10 unit cadangan mengantisipasi kalau ada komputer yang bermasalah.

Beberapa hal yang harus diperhatikan oleh peserta tes kata dia, diwajibkan membawa KTP asli dan kartu peserta. Bagi peserta yang lupa membawa dan telat tidak ada toleransi dari BKN. Sebab begitu login di komputer, peserta tidak boleh masuk. Peserta harus hadir satu jam sebelum pelaksanaan tes. “Peserta tidak boleh membawa barang berharga. Kami siapkan tempat penitipan,’’ imbuh dia.

Dikatakan, pelaksanaan tes SKD ini diperkirakan selama sepekan.  Setelah tes  SKD ini selanjutnya dilaksanakan tes SKB. “Untuk tes SKB ini belum ditentukan jadwalnya,” akunya.

Pihaknya juga mengingatkan pada peserta tes untuk tidak mudah percaya dengan oknum-oknum yang menjanjikan menjadi PNS. “Jangan sampai masyarakat percaya pada oknum yang menjanjikan menjadi PNS. Tidak ada itu, karena pelaksanaan tes ini betul-betul transparan, murni. Tidak ada yang bisa membantu,” tegas dia. (her)