Harga Cabai Melonjak hingga 181 Persen

Harga cabai di pasar tradisional meningkat tajam. Diduga pemicunya cuaca dan curah hujan yang tidak menentu yang mengakibatkan produksi menurun. Di KLU harga cabai naik hingga 181 persen dari sebelumnya. (Suara NTB/dok)

Tanjung (Suara NTB) – Cuaca dan curah hujan yang tidak menentu mengakibatkan harga komoditas bumbu dapur melonjak tajam. Misalnya cabai. Harga di pasar tradisional mengalami peningkatan drastis hingga 181 persen.

Diakui Kepala Bidang Perdagangan pada Diskoperindag UMKM Kabupaten Lombok Utara (KLU), Edi Jufrin, S.Pd., lonjakan harga cabai tidak bisa diprediksi. Saat ini saja, harga jual cabai para pedagang di pasar tradisional meningkat dari Rp27,5 ribu per Kg menjadi Rp77,5 ribu per Kg.

Iklan

‘’Kenaikannya sangat fantastis, mencapai 181,2 persen. Itu masih data harga hasil pantauan tanggal 13 Januari lalu,’’ ujar Edi.

Kenaikan harga cabai yang sangat drastis itu, akunya sudah dilaporkan ke Pemprov NTB. Tentunya, fenomena harga komoditas bumbu dapur ini agar disikapi oleh pemerintah secara terpusat.

Edi menyebut, Disperindag kabupaten/kota tidak memiliki kewenangan untuk intervensi harga. Pihaknya berharap, inflasi harga yang cukup membebani warga ini mendapat pengendalian serius mengingat ekonomi warga belum pulih akibat gempa 2018 dan Covid-19.

‘’Hasil survei sementara, kenaikan harga diduga akibat pasokan kurang. Terutama pasokan dari Lombok sendiri. Karena stok yang sedikit, mungkin perlu mendatangkan cabai dari luar daerah.’’

“Untuk solusi jangka pendek, kita juga akan meminta Pemprov NTB untuk mengadakan pasar murah cabai,’’ demikian Edi.

Kenaikan harga cabai ini diakui oleh konsumen rumah tangga, Lia. Sebelumnya harga cabai berada di kisaran Rp30 ribu/Kg. Kini melonjak menjadi Rp80-90 ribu per Kg.

“Sekarang tidak bisa beli banyak, karena harus beli bumbu yang lain. Beli cabai Rp5 ribu saja, pedagang pakai hitung-hitungan bijian. Dapatnya cuma segini,’’ ujarnya.

Ia ikut berharap, pemerintah mengintervensi harga cabai seperti tahun sebelumnya. Mengingat komoditas ini melekat sebagai kebutuhan pokok masyarakat.

‘’Mudah-mudahan tidak seperti dulu, harga cabai bisa sampai di atas Rp100 ribu/Kg,’’ imbuhnya. (ari)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional