Harga Cabai di Mataram Mulai Turun

Hj. Aminah, pedagang cabai di Pasar Kebon Roek bersendagurau dengan pedagang lainnya, Senin, 5 April 2021. Harga cabai rawit mulai berangsur turun setelah didatangkan cabai dari Pulau Jawa. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Intervensi dilakukan oleh pemerintah untuk menstabilkan harga cabai membuahkan hasil. Harga cabai rawit mulai berangsur – angsur turun. Stabilitas harga perlu dikendalikan menjelang bulan Ramadhan.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram, H. Amran M. Amin membenarkan harga cabai jawa maupun cabai lokal mulai turun. Hal ini disebabkan pengiriman cabai dari Pulau Jawa mulai melimpah sehingga memenuhi kebutuhan masyarakat di Mataram. “Alhamdulillah, sekarang harganya mulai normal,” kata Amran dikonfirmasi, Senin, 5 April 2021.

Iklan

Turunnya harga salah satu bumbu dapur itu tidak terlepas dari intervensi pengusaha. Amran menyebutkan, cabai varietas juwita harganya Rp80 ribu – Rp90 ribu/kg. Sedangkan cabai lokal kisaran Rp110 ribu – Rp115 ribu/kg. Dia memprediksi harga cabai akan terus mengalami penurunan seiring pemenuhan stok di tingkat pengepul. “Kalau kondisinya sudah begini pasti akan terus turun,” katanya.

Kendati demikian, pemerintah terus berupaya untuk stabilkan harga. Salah satunya adalah membangun komunikasi dengan pengusaha lintas provinsi, sehingga terjamin ketersedian stok kebutuhan masyarakat.

Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram, Ir. H. Mutawalli juga membenarkan harga cabai rawit mulai turun. Penyebabnya adalah pasokan cabai dari Pulau Jawa mulai melimpah, sehingga kebutuhan masyarakat terpenuhi. Cabai didatangkan dari Banyuwangi, Jawa Timur jenis varietas cabai juwita. Tingkat kepedasannya tidak terlalu dibandingkan cabai lokal. Dari sisi harga relatif murah yakni Rp80 ribu/kg. Jika dibandingkan cabai lokal Rp115 ribu/kg. “Kalau jenis cabai ini tidak terlalu pedas seperti cabai lokal,” ucapnya.

Dia menyebutkan, stok cabai di Pasar Induk Mandalika 1 ton perhari. Sebelumnya, stok hanya 700 kilogram perhari. Puncaknya ketika harga cabai mahal justru stok hanya 150 kg – 200 kg perhari. Pihaknya juga terus mengupayakan agar stok cabai terpenuhi setiap harinya, sehingga tidak terjadi lonjakan menjelang Ramadhan. (cem)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional